Audit BPK
Sementara sekretaris daerah Pakpak Bharat Sahat Banurea dikonfirmasi usai RDP dipanggil dewan soal PD PAL. Katanya kapasitasnya dipanggil dewan sebagai dewas.
Sahat juga mengakui PD PAL merugi. Namun Sahat enggan merinci soal berapa jumlah kerugian PD PAL. Namun kata dia, berapa jumlah kerugian PD PAL tergantung audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kita serahkan ke BPK. Nanti setelah audit BPK keluar maka kita ketahui berapa jumlahnya,” katanya.
Saat ditanya soal jumlah penyertaan modal, Sahat juga enggan menjelaskan berapa rinciannya. Ditanya soal beredar informasi penyerataan modal mencapai Rp20 miliar? Sahat tidak menampiknya. “Kira-kira segitulah. Tapi jumlahnya tersebut sejak PD PAL ada,” tukasnya.
Reporter : Jams Berutu







