Peduli Kesehatan, PGTI Salurkan Bantuan APD Kepada Tim GTPP Covid-19 Karo

oleh -90 views
Utusan PGTI saat menyerahkan bantuan APD kepada Tim GTPP Covid-19 Kab Karo di Stadion Samura Kabanjahe

TANAH KARO – Peduli akan resiko kesehatan dan keselamatan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kabupaten Karo dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Persatuan Gereja Tionghoa Indonesia (PGTI) salurkan bantuan Alat Perlindungan Diri (APD), bersamaan dengan digelarnya apel Operasi Pendisplinan Protokol Kesehatan (OPPK) Covid-19, Selasa (7/7/2020) di Stadion Bola Samura Kabanjahe.

Dikesempatan itu perwakailan PGTI, Ibrahim mengatakan, bahwa pihaknya memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak tiga kotak kardus, berupa masker yang terbuat dari kain, merupakan bentuk kepedulian jemaat PGTI kepada petugas yang berkerja untuk memutus penularan Covid-19, sehingga apa yang terkumpul saat ini, dapat kami serahkan kepada ketua GTPP Kabupaten Karo.

“Kami seluruh jemaat PGTI yang ada di daerah ini berharap, APD yang disalurkan ini, jangan dilihat jumlahnya, namun manfaatkan-lah kepada yang sangat membutuhkan disaat pandemi Covid-19, belum jelas arah dan kapan berakhir,” ujar Ibrahim.

Menyikapi kepedulian PGTI, Ketua GTPP Covid-19 yang juga Bupati karo terkelin Brahmana SH MH mengatakan, apa yang diberikan PGTI, kita patut berterimakasih dan apreisasi dalam kondisi sulit seperti sekarang ini, mereka (PGTI) masih mau membantu dengan mengkesampingkan suku dan ras.


“Ciri Kebhinekaan PGTI, merupakan dasar dan cinta kasih mereka terhadap sesama manusia, sehingga APD yang dibutuhkan masyarakat saat ini, akan kita distribusikan sesuai peruntukan tepat sasaran dan manfaat,” ujar Terkelin.

Mengapresiasi bantuan PGTI, Ketua OPPK Kabupaten Karo yang juga Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal BatuBara mengatakan, Alat Pelindung Diri (APD) ini akan segera di distribusikan kepada masyarakat, “dengan cara turun kelokasi titik rawan kerumunan dan keramaian, bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan Operasi Pendisplinan Protokol Kesehatan disejumlah titik yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Reporter : Daniel Manik