Pegawai Positif Covid-19, Pelayanan BPJS Kesehatan Medan Berlangsung Online

oleh -153 views
Pelayanan BPJS Kesehatan secara tatap muka ditiadakan menyusul seorang pegawainya positif Covid-19. (Foto: Internet)

MEDAN – BPJS Kesehatan Cabang Medan menghentikan sementara layanan administrasi tatap muka langsung kepada peserta JKN-KIS mulai hari ini hingga 24 Juli 2020.

Kebijakan ini dibuat menyusul adanya karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Penutupan layanan ini dibenarkan staf Humas dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Medan Redho Nofanda Abdururoma, Senin (13/7/2020) pagi. “Iya (ditutup, karena pegawai positif Covid),” jawabnya.

Sesuai rilis resmi yang dilansir Humas dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Medan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan, Sari Quratul Ainy mengatakan, selama penghentian kegiatan layanan administrasi tatap muka langsung, pelayanan kepada peserta tetap dapat dilakukan melalui kanal-kanal yang sudah disiapkan.

“Prioritas kami adalah tetap memberikan pelayanan administrasi kepada peserta. Selain peserta dapat menghubungi Care Center BPJS Kesehatan di 1500 400, atau aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Cabang Medan juga menyediakan nomor Whatsapp yang dapat dihubungi oleh peserta untuk pelayanan informasi, pengaduan peserta serta layanan administrasi,” kata Sari.

Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19, Sari mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Medan serta melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh fasilitas kantor sejak Sabtu (11/7/2020).

Pihak BPJS Cabang Medan juga telah melakukan contact tracking terhadap pegawai yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka segera melakukan tes lanjutan kepada para pegawai lainnya.

Mulai Senin (13/7/2020) BPJS Kesehatan Cabang Medan mengharuskan para pegawai untuk bekerja dari rumah masing-masing. Khususnya kepada pegawai yang sedang hamil, menyusui dan berusia di atas 50 tahun.

“Untuk pegawai yang melakukan kontak langsung kepada pegawai yang dinyatakan positif akan dilakukan karantina mandiri serta akan dilakukan tes lanjutan sesuai protokol yang telah ditentukan,” ungkap Sari. (Diva Suwanda)