Medan  

Pengurus Yayasan Kelenteng Dewi Kwan Im Medan Labuhan Resah, Akses Masuk Terhalang Pedagang

Para Pedagang Yang Berjualan di Depan Pagar Yayasan Dewi Kwan Im, Pekan Labuhan. Foto Orbit/Lisma.

MEDAN | Pengurus Yayasan Kelenteng Dewi Kwan Im yang berlokasi di Jalan Syahbudin Yatim, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, menyatakan kekhawatiran mendalam atas maraknya pedagang yang berjualan tepat di depan pintu masuk dan pagar utama tempat ibadah tersebut.
 
Kondisi ini sudah berlangsung lama dan semakin padat setiap harinya, bahkan menutupi sebagian jalan akses utama. Hal ini tidak hanya menghalangi lewatnya jemaah yang hendak beribadah, pejalan kaki, dan kendaraan, tapi juga mengganggu ketertiban serta suasana khidmat lingkungan kelenteng.
 
“Kami sangat memahami kebutuhan para pedagang untuk mencari nafkah. Namun lokasi ini adalah akses utama dan bagian dari area yang seharusnya tenang dan bersih. Sekarang pengunjung sulit masuk, sampah menumpuk, dan suasana beribadah jadi terganggu. Kami khawatir juga soal keamanan dan keselamatan jika terjadi keadaan darurat,” ujar perwakilan pengurus yayasan, Duwen, Minggu (12/7/2026).
 
Selain menghalangi akses, tumpukan barang dagangan dan sampah sisa jualan juga berpotensi menimbulkan risiko kebakaran serta mencemari lingkungan tempat ibadah yang juga memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Medan.
 
Pihak yayasan sudah beberapa kali berkomunikasi langsung dengan para pedagang untuk meminta berpindah ke tempat yang lebih layak dan tidak mengganggu, namun hingga kini belum ada perubahan berarti. 

Pengurus berharap Dinas Perdagangan, Satpol PP, dan kepolisian dapat segera turun tangan untuk menertibkan dan mengarahkan pedagang ke lokasi yang lebih sesuai dan tertib.
 
“Kami ingin ada solusi yang adil agar pedagang tetap bisa berusaha, namun akses dan kenyamanan beribadah di sini juga terjaga dengan baik,” tambahnya.
 
Sementara itu Lurah Pekan Labuhan Roy Sulaiman Batubara saat dikonfirmasi Orbit melalui pesan WhatsApp pada Minggu mengatakan, “Nanti  coba kami imbau lagi ya bang, kemarin sudah kami beritahu ke mereka,” jawabnya. OM-18

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *