PGRI Minta Segera Belajar Tatap Muka, Begini Dampak Buruk Anak Bebas Bermain Gadget

oleh -77 views
Pengurus PGRI Aceh Singkil saat Konfrensi ke-22 di Kec. Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil

ACEH SINGKIL| Proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dalam jaringan (Daring) masih terus dilaksanakan bagi sekolah umum di Aceh Singkil. Dan imbasnya sangat dikhawatirkan berdampak buruk terhadap anak-anak.

Sebab, pasca masa Pandemi Covid-19 ini, dampak Daring tersebut menyebabkan para pelajar lebih bebas menggunakan HP android untuk bermain di media sosial, chatingan via WhatsApp maupun Facebook.

Seperti contoh yang terjadi saat ini di Aceh Singkil, dua pasang pelajar SMP maupun SMA terpaksa menikah dini, diusia sekolahnya. “Sudah dua pasang siswa-siswi SMP dan SMA di Aceh Singkil terpaksa melakukan pernikahan dini,” Kata Ketua PGRI Aceh Singkil Muhammad Najur saat dikonfirmasi Orbitdigital diruang kerjanya, Jumat (23/10/2020).

“Pernikahan dini ini dilakukan akibat pergaulan bebas bagi pelajar, yang dipicu kemudahan bermain WhatsAp maupun Facebook, karena dibebaskan memegang HP android,” ucap Najur.
Dengan bebasnya semakin lama bermain android, sangat dikhawatirkan anak-anak lebih rentan membuka situs-situs dewasa yang tidak selayaknya diliat anak-anak usia sekolah.

Kami dari PGRI Aceh Singkil berharap agar Pemerintah bisa mencari solusi untuk diselenggarakannya belajar tatap muka bagi sekolah umum.
Namun, tetap dengan memperhatikan Prokes maupun jarak duduk siswa kemudian membuat jadwal giliran atau sif belajar untuk tatap muka yang disesuaikan. Permohonan ini juga sudah kami sampaikan melalui surat resmi ke Gugus Tugas Nomor:005/Um/2206/XXII/2020.