
Setao Amazihono menyambut baik program yang disampaikan Besti Rohana Simbolon. Ia mengatakan sangat sulit menjangkau semua daerah pedesaan mengingat Nisel cukup luas. Dengan adanya PHP2D maka sangat membantu Pemkab mengajari warga beternak dan ekonomi kreatif termasuk tentang pariwisata itu.
“Kami akan komunikasikan kepada pemerintahan kecamatan dan desa di Lolomatua agar program ini dibantu,” katanya.
Tim kemudian sharing dengan Kadis Pertanian Nisel, Norododo Sarumaha, yang mengapresiasi program tersebut dan memerintahkan penyuluh pertanian lapangan melakukan pendampingan kepada mahasiswa.
Usai beraudensi, tim berangkat menuju desa sasaran, Puncak Lolomatua yang berjarak sekitar 80 kilo meter dari Nisel dan sekitar 200 kilometer dari Kota Gunungsitoli. Kemudian dilanjutkan naik sepeda motor dan jalan kaki sekitar 2 jam menuju Puncak Lolomatua. (Red)







