Polda Sumut Tangkap 752 Tersangka Narkoba dan 57 Kg Sabu

Puluhan tersangka yang diamankan dalam Ops Antik Toba 2019. (orbitdigitaldaily.com/Diva Suwanda)

MEDAN – Setidaknya ratusan pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika diamankan Polda Sumut.

Dari kesemuanya, puluhan kilogram sabu dan ganja, ribuan butir pil esktasi dan pil epilon disita.

Setidaknya itu hasil dari pengungkapan Operasi Antik Toba 2019. Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, dalam gelaran rilis di Mapoldasu mengatakan 752 orang diamankan.

“Barang-bukti yang diamankan diantaranya, sabu-sabu sebanyak 57,8 kilogram (kg), 2.483 butir pil ekstasi, 3 butir pil epilon dan ganja sebanyak 135 kg,” kata Agus Rabu (23/10/2019).

Diketahui Operasi Antik Toba 2019 yang digelar jajaran Polda Sumut itu dilaksanakan selama 15 hari di bulan Oktober.

Menurut Agus, Sumut saat ini bukan hanya menjadi daerah pemasaran. Provinsi ini merupakan daerah perlintasan jalur masuknya barang dari Malaysia.

“Para pelaku ini mengamati situasi seperti kita, mereka juga berupaya mengelabui petugas,” katanya.

Kerjasama semua pihak dan keikutsertaan masyarakat dalam melakukan pencegahan masuknya narkoba perlu dilakukan.

“Ini menuntut kesadaran kita bersaama dan musuh kita bersama. Kita harus rapatkan barisan, yang baik jangan diem. Yang baik harus bangkitkan daya cegah dan daya lawan kepada para pelaku dan jaringan narkoba. Kasus ini yang bs menjadi korban bisa siapa saja,” tandasnya.

Jaringan Sumut-Aceh

Kapolda Sumut irjen Pol Agus Andrianto (kiri) bersama Dirnarkoba Kombes Pol Hendri Marpaung bersama tiga tersangka narkoba jaringan Sumut-Aceh. (orbitdigitaldaily.com/Diva Suwanda)

Dari ratusan tersangka, tujuh diantara merupakan hasil tangkapan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Para tersangka merupakan jaringan antar Provinsi.

Di sini, polisi menyita setidaknya puluhan kilogram sabu-sabu.

“Mereka merupakan jaringan Aceh-Sumut khususnya Kota Binjai. Total barang bukti yang diamankan 35 kg sabu,” ujar Direktur Direktirat Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Hendri Marpaung.

Ketujuh tersangka yang diamankan diantaranya, M alias Z; F; FA alias I; S; EWS; A dan JAN.

Tiga diantaranya ditembak dibagian kaki yakni, M alias Z ditembak kaki sebelah kiri. Sedangkan tersangka F dan FA alias I ditembak kaki sebelah kanan.

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan sejak tanggal 12 hingga 16 Oktober 2019 diberbagai lokasi.

“Para tersangka dikenai Pasal 111 Ayat (1) atau Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara enam tahun dan paling lama dua puluh tahun dan pidana denda sepuluh miliar,” tandas Kombes Hendri. (Diva Suwanda)