LABUHANBATU | Kapolsek Marbau Polres Labuhanbatu, bersama personelnya membantu pembuatan jembatan sementara akibat peristiwa putusnya jembatan jalan lintas yang menghubungkan 3 desa di Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).
Dari informasi yang dihimpun, jembatan yang berada di persimpangan Jalan Dusun 5 Tambak Kulim, Desa Aek Tapa, Kecamatan Marbau, itu putus pada hari Jum’at sore, tanggal 21 Nopember 2025, sekira pukul 17.10 WIB.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala melalui Kapolsek Marbau AKP Jonly HW Purba, Sabtu (22/11/2025) kepada wartawan menyebutkan, pihaknya menerima informasi bahwasanya jembatan Jalan Sisingamangaraja V, Dusun 5 Tambak Kulim, Desa Aek Tapa terputus, akibat dari pondasi jembatan yang selama ini tergerus air sungai Tambak Kulim.
Dengan jarak tempuh dari Polsek Marbau menuju lokasi kurang lebih 1,5 KM, dirinya langsung mengerahkan personil untuk membantu membuat jembatan darurat. Tak sampai disitu, untuk mempermudah proses pengerjaan, Kapolsek juga menghubungi langsung pihak PT. UMADA meminta bantuan menurunkan alat berat berupa Excavator untuk membuat jembatan sementara (darurat) dengan menggunakan 6 batang pohon kelapa yang telah disiapkan.
“Karena jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat, jalur arteri penghubung 3 desa yaitu Desa Marbau Selatan, Desa Babusalam dan Desa Perkebunan Marbau Selatan, dan mengingat banyaknya anak sekolah yang akan melintas dari jalan tersebut menuju ibu kota kecamatan,” sebut Kapolsek.
Kapolsek pun menghimbau kepada Camat agar dapat menyiagakan petugas Satpol PP untuk bersama personil Polsek membantu menyeberangkan masyarakat yang beraktivitas melewati jalan tersebut.
“Jembatan darurat untuk malam ini sudah dikerjakan namun hanya bisa dilintasi dengan berjalan kaki dan sepeda motor, sedangkan kendaraan roda 4 dialihkan ke PT. UMADA, untuk proses perbaikan jembatan akan kembali dilaksanakan esok hari,” jelasnya.
Sebelumnya, dari hasil monitoring lapangan, lanjut Jonly, putusnya jembatan akibat dari pondasi jembatan yang selama ini tergerus air, sehingga pondasi jembatan seluas kurang lebih 4 meter persegi telah rubuh dan jatuh ke dasar sungai.
“Keadaan air sungai stabil, dengan kedalaman kurang lebih 60 cm dan dari permukaan jalan kurang lebih 2,5 meter,” pungkasnya.
Reporter : Robert Simatupang







