Pulo Sibandang ‘Mutiara’ Terpendam Danau Toba yang Siap Bersinar

oleh -2.633 views
Tim KPI bersama Kadis Pariwisata pemkab Taput BI Aritonang saat meninjau lokasi acara kemah pers di geosite Hutaginjang dan Pulo Sibandang. (orbitdigitaldaily.com/Tony Hutagalung)

TAPUT – Nama pulo Sibandang kian santer di kalangan pecinta wisata alam maupun investor. Rencana pengembangan Danau Toba oleh Presiden RI Joko Widodo membuat geliat pertumbuhan wisata di kawasan itu terus berkembang.

Pulo Sibandang yang terletak di Desa Sibandang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara, dikenal sebagai pulau terbesar kedua setelah Pulau Samosir. Luasnya sekitar  461 hektar. Namun, panorama alamnya tak kalah ketinggalan juga dengan  Danau Toba. 

Bagi orang Batak Toba penyebutan Pulo lebih santer ketimbang sebutan Pulau. pulo Sibandang termasuk daerah sangat subur dulunya dan saat ini juga daerah  penghasil mangga toba itu  masih subur juga.

Tak ketinggalan, keindahan alamnya dan keramahan masyarakatnya sangat luar biasa menyambut setiap tamu pengunjung.

Pulo Sibandang termasuk salasatu diantara 16 geosite Geopark kaldera Toba. Dan keunikan Sibandang, pulau dalam pulau.

Jadi keindahan alamnya sangat tersendiri bila dipandang dari jarak jauh pun sungguh menakjubkan bagi pecinta alam.

Tempat inilah yang menjadi pilihan tim panitia Kemah Pers Indonesia (KPI) yang tergabung Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Sumut sebagai tempat acara kemah pers yang akan digelar pada 14-16 November 2019.

Selain Pulo Sibandang sebagai arena kemah, ada nama Hutaginjang dan Taman Sipinsur, bagian dari beberapa geotrail yang akan dikunjungi peserta KPI yang hadir dari berbagai daerah seperti dari Kalimantan, Jawa, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Bupati Taput Menyambut Baik

Bupati Taput Nikson Nababan MSi didampingi Sekda, Kadis Kominfo dan asisten pemerintahan  Parsaoran Hutagalung dan kabag humas Pemkab Taput saat ditemui di ruangannya menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kami menyambut baik kegiatan KPI yang digelar di daerah kami. Hal ini akan  menambah minat wisata karena keindahan alamnya akibat letusan gunung merapi pada ribuan tahun lalu. Kadis, pariwisata itu sangat penting  untuk membangun devisa sangat besar untuk negara,” ujar Nikson Nababan kepada wartawan yang tergabung tim KPI Selasa (12/11/2019).

Sebelumnya, pantauan tim kemah pers, menuju kawasan Pulo Sibandang setidaknya ada dua rute menjadi pilihan. Pilihan  pertama melalui via  Parapat dan Dolok Sanggul Kabupaten Humbahas.

Jika pengunjung datangnya dari Medan atau Siantar,  kedua rute tersebut tetap melalui jalur simpang Bandara Silangit atau Muara.

Selanjutnya, jarak untuk menuju pelabuhan kapal di Desa Untemungkur Kecamatan Muara, jarak tempuh diantara kedua jalur itu hanya sekitar kurang lebih tiga jam dari jalur Parapat.

Setelah tiba di pelabuhan Untemungkur, tempat penyebrangan kapal ferry menuju Pulo Sibandang jarak tempuhnya sekitar 5-10 menit dengan jarak sekitar 600 meter. Dan mengenai intensitas hilir mudik kapal tergantung pengunjung atau penumpang.

Pulau Sibandang terdiri dari Tiga Desa, Desa Sibandang, Papande dan Sampuran. Kehidupan masyarakat sudah pasti bertani bawang, kopi dan lebih dikenal dengan penghasil mangga toba. 

Sebelumnya, tim panitia KPI didampingi  Sekretaris Camat (Sekcam) Muara Budianto Simatupang, saat meninjau lokasi kemah pers disambut Kepala Desa Sibandang dan masyarakatnya dengan sangat ramah.

Kades Sibandang Drs Pakter T Sinaga didampingi staf kaur pemerintahan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas akan digelarnya kemah pers di Desa Sibandang berdampak positif perkembangan sektor  pariwisata.

“Silahkan, ada beberapa lokasi yang bisa dijadikan tempat berkemah, mulai dekat pinggiran danau maupun sekitaran puncak. Dan  setiap peserta dipastikan  tidak mengalami kesulitan pasilitas air mandi bisa berenang ke danau,” ujar Pakter kepada tim kemah pers beberapa waktu lalu. 

Kades Siap Bantu Suksesnya Acara

Hal yang sama disampaikan ketua tim pelaksana  kemah pers Indonesia (KPI) Devis Karmoy didampingi Monang Sitohang, Toni Hutagalung dan seluruh tim KPI mengatakan sangat berterimakasih atas sambutan dan kesediaan pihak Pemkab Taput maupun pihak desa.

 “Kami sangat simpatik dan sangat senang melihat sikap yang diberikan Kades Sibandang kepada panitia KPI dalam keadaan kurang sehat, beliau masih semangat menyambut kedatangan panitia dan Sekcam Muara,” ungkap Devis Karmoy disambut gembira warga 

Selanjutnya, menurut kades, alumni  jurusan Pertanian USU itu mengungkapkan untuk mensukseskan kemah pers.

“Misalkan konsumsi bisa diperdayakan masyarakat setempat dan untuk transportasi akan saya fasilitasi kapal milik saya untuk mengangkut para peserta maupun pengunjung selama kegiatan berlangsung pakai gratis,” ungkap Pakter T Sinaga.

Ia menyebutkan, tiga kepala desa yang ada di Pulo Sibandang sangat berkeinginan untuk meningkatkan pariwisata daerah ini.

 “Pulo Sibandang ini dikenal dengan mangga toba dari dahulunya,  apapun yang ditanam pasti tumbuh subur jadi bisa dikatakan tanah ini kepingan surga, dan banyak juga hasil pertanian  dari pulo ini,” sebutnya diamini sekcam muara. 

Hal yang sama disampaikan Rajagukguk, warga sekitar mengatakan bahwa pulo Sibandang sangat subur dan setiap yang ditanam pasti  tumbuh. Dan kami warga menyambut baik acara kemah pers agar kiranya Pulo Sibandang menjadi wisata paforit. 

“Saya sangat senang mendengar dan mengapresiasi kegiatan Kemah Pers Indonesia ini, apa lagi dibuat di tanah kelahiran atau kampung saya, pasti kami bangga. Semoga program pemerintah pusat pengembangan sektor pariwisata semakin terwujud lagi, ” ujar Rajagukguk.

Reporter : Toni Hutagalung