MEDAN | Dalam menjalankan Program Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat miskin, Provinsi Sumatera Utara mendapat 4 wilayah ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sumut.
Program ini dilakukan dengan memberikan berbagai fasilitas seperti asrama dan mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA, serta menggratiskan seluruh biaya sekolah hingga makan, seragam, dan kebutuhan sehari-hari untuk meringankan beban keluarga dan memutuskan rantai kemiskinan.
Salah satunya Sekolah Rakyat Menengah Pertama 2 yang berada di Balai Sentra Bahagia Dinas Sosial Medan, Jalan Williem Iskandar No. 377 Medan memberikan fasilitas kepada 100 siswa. Dengan jumlah 46 siswa dan 54 siswi. Kamis (13/11/2025) siang
Bebagai karakter dihadapi baik, para wali asuh maupun pengajar dalam memberikan ilmu pendidikan kepada siswa yang mengikuti sekolah rakyat.
Ester Hutabarat salah satu wali asuh yang menangani 8 orang anak menyampaikan berbagai macam karakter siswa yang dihadapinya dan tetap melayani dengan memberikan yang terbaik.
“Selama saya melayani anak anak di sekolah rakyat ini, yang kita ketahui para anak- anak disini dari kalangang masyarakat kurang mampu (miskin) ya. Jadi dengan kehidupan mereka yang kurang keteraturan maupun kesibukan orang tuanya. Selama 4 bulan berjalan pasti ada kesulitan bagi kami untuk mengasuh anak anak di sini”,ucapnya.
Untuk karakter siswa yang mengikuti sekolah rakyat tidak bisa digeneralis, karena ada memang dari anak anak disini yang memang baik. Namun ada juga anak yang sangat sulit diatur, sangkin sulitnya diatur seolah siswa serasa tertekan bahkan ada yang kabur.
Untuk menyikapi berbagai karakter anak di SRMP 2 Medan, Ester mengatakan menerima apa adanya dan tidak ada diskriminasi.
“Kita ketahui anak anak yang bersekolah disini merupakan kelompok masyarakat paling bawah dengan berbagai persolan di masing masing keluarganya, jadi kita butuh proses,” ujarnya.
Dengan harapan kedepan sebagai wali asuh “Perlu kiranya mendapatkan pelatihan bagaiman menghadapi karakteristik anak anak yang kita asuh,” pungkasnya.
Berharap Bangunan Baru
Sementara Sangab Sitepu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan mengungkapkan berbagai fasilitas pendukung belajar bagi 100 siswa di SRMP 2 Medan.
“Jumlah seluruh siswa di sekolah rakyat ini ada 100 orang dengan jumlah 54 perempuan dan 46 laki- laki, sedangkan fasilitas yang ada di SRMP 2 sudah terbilang lengkap mulai dari asrama baik putra maupun putri dengan fasilitas tempat tidur dan lemari,” katanya.
Selain itu fasilitas tempat makan juga lainnya seperti lapangan olahraga, Laboratorium, Smart board juga laptop yang akan segera dibagikan ke para siswa, serta alat pembelajaran siswa yang sudah dibagikan juga kepada anak- anak, tambah Sitepu.
Dengan harapan kedepannya, “kami para pengajar berharap agar segera terealisasi bangunan sekolah rakyat seperti yang dicanangkan oleh pemerintah” pungkas Sangab Sitepu. (OM/011)







