MADINA | Operasi pencarian terhadap Amiran (65), warga Desa Airapa, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, yang dilaporkan hilang di Sungai Batang Bangko sejak Minggu (17/05/2026), akhirnya memasuki babak memilukan pada hari ketiga pencarian, Rabu (20/05/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta masyarakat luas, menemukan potongan tubuh manusia yang diduga kuat merupakan bagian tubuh korban.
Penemuan tersebut terjadi sekitar satu kilometer dari titik awal korban dinyatakan hilang saat mandi di Sungai Batang Bangko.
Proses pencarian sejak hari pertama diketahui dipimpin dan dikoordinir langsung oleh Camat Sinunukan, Abdi Putra Negara Pulungan.
Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp terkait perkembangan pencarian hari ketiga, Camat Sinunukan membenarkan penemuan tersebut.
Wa’alaikumsalam Wr. Wb. Dapat saya sampaikan bahwa pada pencarian hari ke-3, tim gabungan menemukan potongan tubuh manusia berjarak satu kilometer dari titik terakhir korban dinyatakan hilang. Dan saat ini potongan tubuh tersebut sudah diserahkan kepada pihak keluarga, ungkap Abdi Putra Negara Pulungan.
Keterangan senada juga disampaikan tokoh masyarakat yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Muara Pertemuan, Abdi Negara Lubis. Ia diketahui turut mengikuti proses pencarian sejak hari pertama hingga hari ketiga operasi pencarian.
Menurut keterangannya kepada media ini, pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB, tim gabungan menemukan potongan tubuh manusia berupa kepala di kawasan hilir sungai, tepatnya di daratan seberang lokasi tempat korban terakhir terlihat mandi.
Pagi ini sekitar pukul 09.00 WIB, tim gabungan Basarnas menemukan potongan tubuh manusia berupa kepala lebih kurang satu kilometer dari lokasi tempat korban mandi, ditemukan di daratan seberang sungai di bagian hilir, ujar Abdi Negara Lubis.
Informasi tersebut juga dibenarkan oleh sejumlah masyarakat yang aktif mengikuti proses pencarian sejak awal kejadian. Sebelumnya, Amiran dilaporkan hilang pada Minggu sore saat mandi di Sungai Batang Bangko.
Korban tidak kunjung pulang hingga menjelang malam, sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa dan pihak kecamatan.
Sejak laporan diterima, masyarakat bersama aparat pemerintah langsung melakukan pencarian manual sebelum akhirnya tim gabungan turun melakukan operasi penyisiran di sepanjang aliran sungai yang dikenal memiliki arus deras dan kondisi air keruh.
Suasana duka menyelimuti keluarga korban dan masyarakat Desa Airapa atas penemuan tersebut.
Tangis keluarga pecah ketika potongan tubuh yang diduga korban diserahkan oleh tim gabungan.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Airapa yang dihubungi media melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan maupun balasan terkait perkembangan terbaru pencarian tersebut.
Reporter : OD 34







