ACEH SELATAN | Upacara peringatan Harkitnas yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan yang bertempat di halaman Kantor Bupati Lama Kabupaten Aceh Selatan, langsung dipimpin oleh Wakil Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis, SE. Rabu 20/5/2026.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 dengan mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menjadi penegasan pentingnya menjaga dan membina generasi muda sebagai fondasi utama dalam memperkuat masa depan bangsa di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan global.
Wakil Bupati Aceh Selatan Baital Mukadis dalam kesempatan tersebut membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus dirawat sebagaimana semangat perjuangan Boedi Oetomo yang menjadi tonggak lahirnya kesadaran persatuan bangsa pada 1908.
Lebih lanjut sambungnya,pemerintah menilai tantangan bangsa saat ini telah bergeser. Jika dahulu perjuangan difokuskan pada mempertahankan kedaulatan wilayah, kini tantangan utama adalah menjaga kedaulatan informasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era digital.
Lanjutnya lagi,oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta melindungi generasi muda dari berbagai ancaman di ruang siber yang dinilai semakin kompleks.
Dan dibawah kepemimpinan Prabowo Subianto, pemerintah pusat disebut terus mendorong berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sejumlah program seperti makan bergizi gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan cek kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih disebut menjadi bagian dari upaya besar membangun kemandirian bangsa.
Selanjutnya,selain itu, pemerintah juga memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan PP TUNAS atau Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak.
Salah satu langkah konkret yang disorot adalah kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menjaga tumbuh kembang generasi muda agar tetap sehat, aman, dan produktif di era teknologi.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Aceh Selatan diharapkan menjadi momentum memperkuat kembali semangat persatuan, gotong royong, dan optimisme nasional demi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat di masa depan, pungkasnya.







