Bank Sumut

Setelah Dilakukan Rapid Tes Covid-19, Satu Warga Kabanjahe Dirujuk ke Medan

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Ir Martin Sitepu bersama Kepada Dinas Kesehatan Karo Drg Irna Sabrina Meliala MKes saat memberikan keterangan di posko Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Kabupaten Karo, Rabu (15/4/2020)

TANAH KARO – Satu orang warga Kabanjahe, Kabupaten Karo, kembali dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setelah dilakukan tes diagnostik cepat (rapid diagnostik test) untuk Covid-19.

Pasien tersebut seorang laki-laki berumur 50 tahun, dengan gejala awal demam dan batuk. Setelah dilakukan pemeriksaan dan rapid tes oleh salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Karo, pasien tersebut dinyatakan positif untuk tahap awal. Dan saat ini telah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Medan.

Hal ini disampaikan Kepada Dinas Kesehatan Karo Drg Irna Sabrina Meliala MKes, didampingi Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Kabupaten Karo Ir Martin Sitepu, Rabu (15/4/2020) di Kabanjahe.

“Memang hasil tes awal dinyatakan positif. Tapi seperti kita ketahui, hasil rapid tes awal belum menentukan positif Covid-19,” kata Kadis Kesehatan Karo Drg Irna Sabrina Meliala MKes kepada orbitdigitaldaily.com.

Irna menjelaskan, apabila seseorang yang terduga terinfeksi coronavirus Covid-19 akan dilakukan rapid test atau swab test (PCR/Polymerase Chain Reaction). Sehingga, untuk pasien warga Kabanjahe tersebut masih harus dilakukan beberapa tes lagi.

Untuk itu kata Irna, pihaknya sudah melakukan karantina lokasi menyuruh keluarga pasien untuk mengisolasi diri. Namun jika pasien nantinya positif Covid-19, akan dilakukan pencarian kontak orang-orang yang selama ini berhubungan dengan pasien tersebut.

“Kemarin di Berastagi, sekarang di Kabanjahe. Beginilah virus ini berjalan. Kita harus waspada. Kita jangan berpikir bahwa virus corona itu masih jauh. Tidak, virus itu tidak jauh, dia sudah ada di tempat kita,” katanya lagi.

Sementara, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Kabupaten Karo Ir Martin Sitepu juga menyebutkan bahwa, Covid-19 sudah ada di Kabupaten Karo.

Untuk itu, Martin menghimbaukan, mari kita bekerjasama untuk ikut ambil bagian, terutama dalam hal pembatasan sosial dan pembatasan jarak fisik, maupun pola hidup agar tidak lagi menganggap sepele masalah Covid-19. Menggunakan masker jika harus keluar rumah.

“Kami sangat berharap sekali kepada semua masyarakat, agar tidak menganggap sepele. Berhati-hati dan mari kita bekerjasama saling tobang-menopang. Kalau masalah tidak nyaman, sudah pasti tidak kita semua tidak nyaman,” tutup Martin.

Untuk diketahui, sesuai Update Perkembangan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Karo yang dilansir dari data Dinas Kominfo Kabupaten Karo tanggal 15 April 2020, orang tanpa gejala (OTG) tujuh orang, orang dalam pemantauan (ODP) dua orang, pasien dalam pengawasan (PDP) satu orang dan terkomfirmasi Covid-19 satu orang.

Reporter : David Kaka