Jangan Dipersulit
Salah satu dalil tentang Sholat Sunnah Isyaraq diriwayatkan oleh Abu Umamah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Siapa yang mengerjakan shalat shubuh dengan berjamaah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan shalat sunnah Dhuha, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumroh secara sempurna.”
Sedangkan Hadis Riwayat Tarmidzi Rasullulah menyebutkan bahwa, “siapa saja yang melaksanakan shalat subuh, kemudian berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian shalat dua rakaat, maka pahala shalatnya setara dengan pahala Haji dan Umrah yang sempurna.”
Nah, dalam menggapai ridho Allah sesungguhnya tidak ada yang sulit dan jangan dipersulit maupun mempersulit, hanya saja kita mau atau tidak, sebut Ustad Khairul ‘Alqalamy’ Fahmi.
Dikatakan, masalah pendapat banyak ulama terkait Sholat Isyraq maupun Dhuha, itu jangan membuat kita saling berdebat, karena masing masing ada dalilnya, tinggal bagaimana kita menggunakan sesuai Sunnah Rasulullah Saw, sebut Fahmi menambahkan.
(Karyadi Bakat)







