Aceh  

SMKN 1 Labuhanhaji Butuh Tempat Ibadah dan Akses Jalan

Kepala SMKN 1 Labuhanhaji Drs Muspida

ACEH SELATAN | Lembaga pendidikan SMKN 1 Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan, berdiri sudah belasan tahun, namun sarana tempat ibadah (Mushallah) hingga kini belum ada, termasuk jalan menuju sekolah yang cukup memprihatinkan.

Padahal sarana tempat beribadah sangat dibutuhkan, baik itu dewan guru, TU maupun ratusan siswa/siswi, pada Sholat Zuhur, sementara ada Masjid di luar sekolah agak berjauhan dan berada di luar sekolah, kata beberapa dewan guru SMK itu.

Kepala SMKN 1 Labuhanhaji Drs Muspida dihubungi Rabu (15/2/2023) mengakui sekolahnya sangat membutuhkan tempat/sarana ibadah (Mushalla) untuk para dewan guru, TU dan ratusan siswa/siswi, pada saat memasuki waktu sholat tiba, katanya.

Muspida juga membenarkan, selama ini pada saat melakukan ibadah bersama, terpaksa dipakai ruang Tenaga Kependidikan (Pendik) atau (TU), yang cukup terbatas, sementara siswa hampir mencapai 300 orang, ucapnya.

Namun kalo untuk lahan pun masih tersedia,justru itu kita sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan agar dapat membangun satu bangunan tempat ibadah atau tempat shalat di sekolah SMK ini.

Muspida menambahkan, disekitar sekolah ini bukan tidak adanya Masjid, tapi agak jauh dengan sekolah. “Bila kita dan siswa/siswi pergi sholat berjamaah ke masjid tersebut, sudah tentu menelan waktu belajar,” paparnya.

Ia mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, maupun Provinsi Aceh, untuk dapat membangun sarana tempat ibadah. Dan juga kepada anggota DPRK Aceh Selatan maupun DPRA Provinsi Aceh, agar dapat menyisihkan dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dewan atau “Aspirasi” dewan, dengan nada penuh berharap.

Lebih lanjut Drs Muspida juga menyentil badan jalan menuju kesekolah yang ia pimpin itu pada musim penghujan terdapat becekan air bercampur tanah kuning, sehingga para siswa/siswi terkena bercikan air tersebut saat melewati.

Mereka juga berharap supaya pemerintah maupun dewan dan dinas terkait untuk dapat membangun aspal badan jalan, maupun dibuat jalan setapak, akhiri Muspida.

Reporter : YUNARDI.M.IS