Medan  

Sugianto Makmur: Disiplin Prokes di Pusat Perbelanjaan Mulai Longgar

Anggota Komisi B DPRD Sumut Sugianto Makmur (orbitdigitaldaily.com-ist)

“Kalaupun ada yang memakai masker, hanya pembeli. Itupun lebih sering maskernya ditarik ke bawah nutupi dagu atau leher. Seolah-olah virus corona itu tidak ada. Padahal, saat transaksi jual beli terjadi kontak antara pembeli dan pedagang, paling rawan penularan. Belum lagi terjadi desakan-desakan diantara pengunjung,”katanya.

Padahal, kata Sugianto Makmur lagi, dengan memakai masker saja bagian dari mematuhi protkes dan sudah sangat memadai untuk menghindari penularan covid-19, juga memproteksi diri dan orang lain. “Tentunya disini diperlukan kesadaran masing-masing untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Harus ditanamkan dalam diri masing-masing bahwa maskermu melindungiku dan maskerkumelindungimu,” katanya.

Pemerintah setempat dalam hal ini, ungkap Sugianto Makmur, hendaknya mengawasi pusat-pusat perbekanjaan khususnya pasar tradisional, terkecuali pusat perbelanjaan moderen lebih tertib dalam penerapan protokol kesehatan. Misalnya super market, mini market tidak memperbolehkan pengunjung berbelanja jika tidak memakai masker. Saat masuk harus mencuci tangan dengan hand sinitaizer yang disediakan dan mengecek suhu tubuh.

Jika ingin berbelanja, katanya lagi, tidak ada yang melarang, tapi harus patuhi protokol kesehatan dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19 di daerah ini.”Silahkan belanja, tapi tetap pakai masker sesuai anjuran yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujar Sugianto Makmur. (syafii)