BANDA ACEH | Sanggar Kaloborasi SMP Negeri 1 dengan SMP Negeri 2 Tapaktuan Meugah Nilam Daya dari Aceh Selatan di PKA -8 yang ditampilkan di Panggung Utama Sultanah Safiattuddin, Kamis (9/11/2023) memukau penonton.
Musik tradisional sanggar Meugah Nilam Daya merupakan musik tradisional andalan dari Aceh Selatan PKA -8 juga sangat megah dan indah bagi warga yang menilainya, namun demikian musik tradisional ini menjadi salah satu musik yang digemari para kuala muda dan tua.
Martina Salvia S.Pd. Gr guru SMP Negeri 2 Tapaktuan yang ditemui orbitdigitaldaily.co usai mengikuti penampilan menyebutkan dimana musik yang barusan ditampilkan di panggung utama Sultanah Safiattuddin ini merupakan sanggar DUASA artinya SMP Negeri dua Tapaktuan berkalaborasi dengan SMP Negeri satu Tapaktuan dengan nama sanggar Meugah Nilam Daya.
Acaranya berlangsung sangat meriah dan membuat ribuan para penonton sorak sorai saat berlangsungnya musik Meugah Nilam Daya dimainkan oleh para siswa siswi SMP Negeri 1 Tapaktuan dan SMP Negeri 2 Tapaktuan
Sebelum dimulai semua para penonton bersorak gembira melihat tampilan tampilan para peserta pemusik tradisional dari kontingen Aceh Selatan PKA -8.
Silvia menyebutkan juga musik tradisional sanggar Meugah Nilam Daya ini dilatih dan di rancang selama sebulan lebih lamanya dimana setiap harinya mereka latihan di rumah Inong Tapaktuan.
Mereka berlatih dengan penuh semangat demi untuk mengharumkan nama Kabupaten Aceh Selatan.
Musik tradisional ini salah satu Sanggar Meugah Nilam Daya yang menggunakan tempurung sebagai hasil karya mereka hingga menjadi sebuah musik tradisional yang indah dan menarik serta menawan yang menjadi perhatian ribuan penonton saat hadirnya pemusik tradisional di panggung utama PKA 8 di Provinsi Aceh.
Mudah mudahan sanggar Meugah Nilam Daya sebagai musik tradisional menjadi juara terdepan di PKA -8 Provinsi Aceh ini, pungkasnya.
Reporter : YUNARDI.M.IS







