Masyarakat Medan Utara malu, wakilnya ternyata punya moral buruk, yang sudah terbukti dengan beredarnya secara luas video mesum Suci Suciati.
“DPRD Medan sepertinya juga diam saja lembaganya dirusak seperti ini,” ujarnya.
Sebelumnya kasus Suci Suciati yang menggugat Partai Gerindra melalui pengadilan karena dipecat, sudah ditolak.
Namun kabarnya Suci meneruskan gugatannya sampai ke Mahkamah Agung.
Sementara internal Partai Gerindra kukuh menyatakan Suci dipecat, lewat keputusan Mahkamah Partai.
Lalu, kepadanya diputuskan diganti dari jabatannya di DPRD melalui pergantian antar waktu (PAW).
DPC Gerindra Medan mengaku sudah memproses PAW tersebut, bahkan sudah ditentukan penggantinya yakni Jaya Saputra.
Tapi sampai sekarang, belum ada kemajuan dari proses PAW tersebut, sementara Suci yang sudah dipecat dari partai masih juga menjabat.
Ketua DPC Partai Gerindra Medan, Ihwan Ritonga beberapa waktu lalu mengaku saat ini proses PAW Siti Suciati sudah berjalan.
Kemarin itu dia mengaku masih proses administrasi di DPRD Medan.
Dan dalam waktu dekat, pimpinan DPRD akan mengirimkan surat tersebut ke Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
Tapi sekian lama sejak pernyataannya, belum ada juga tanda-tanda PAW tersebut.
Jadi, apa yang dikatakan masyarakat, bahwa pengurus Gerindra sedang mempertaruhkan masa depan partainya semdiri bisa saja terjadi.
“Ibarat pengurus Gerindra Medan sedang menggadaikan partainya serta Prabowo Subianto untuk Pemilu nanti, jika tidak serius menyikapi hal ini,” tutup Hafifuddin. (Rel)







