TOBA – “Akibat Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, tiga negara produsen beras terbesar telah menghentikan ekspornya sebagai antisipasi ketersediaan bahan pangan dalam hadapi wabah ini bila berkepanjangan,”
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Toba, Ir Hulman Sitorus saat mengunjungi Desa Huta Na Mora, Kecamatan Silaen pada Selasa (28/4/2020) dalam kegiatannya menyampaikan himbauan agar warga tetap mengikuti dan mematuhi protokol antisipasi wabah Covid 19.
“Tak satu negara pun di dunia ini yang berani mengklaim kapan Corona ini berakhir, akibatnya, negara penghasil beras terbesar yang selama ini mengirimkan berasnya ke Indonesia, yakni Thailand Vietnam, dan yang terbesar India akan hentikan sementara eksport berasnya dalam menghadapi Wabah ini,” sebut Hulman.
Karenanya, tegas Hulman, para warga yang bercocok tanam padi, yang beberapa bulan ke depannya akan panen padi, diharapkannya kelak hasil panen padi tersebut nantinya jangan djuali ke luar daerah Kabupaten Toba.
“Sebaiknya dijemur lalu disimpan di lumbung masing masing. Persiapkan lumbung padi menampung hasil panen, sebab kita tidak tau, kapan wabah ini berakhir, jadi kita harus waspadai kelangkaan pangan sedari awal,” jelasnya.
Sejenak, tampak Hulman menerangkan asal muasal wabah pertamakali terjadi di Indonesia pada awal Maret 2020 lalu. “Awal Maret, hanya dua orang yang terpapar virus, namun, karena tidak menyadarinya, virus dengan cepatnya mewabah hingga ke seluruh negeri,”
“Kalau dihitung, awal Maret ke saat ini, yang dimulai dua orang, yakni seorang ibu dan anaknya, namun sekarang sudah berapa? Yang positif 9.000 orang, meninggal sudah 700 an orang, yang sembuh 1.100 an orang. Artinya, 7.200 orang masih dalam perawatan. Itu angka sekarang, belum lagi nanti bila bertambah,” paparnya.
“Karenanya, kalau kita tidak mengikuti protokol pencegahan penyebaran Corona, maka kita bisa saja terinfeksi. Namun, kita patut mengucap syukur, sebab hingga sekarang di Toba belum ada yang positif Corona. Saya juga mengapresiasi pengusaha restoran dan Hotel, yang menutup usahanya sementara,” pungkas Hulman.
Reporter: Bernard Tampubolon







