Warga Keluhkan Banyak Jalan dan Trotoar Rusak di Kabanjahe

oleh -238 views
Jalan dan trotoar yang rusak di Jalan Kapten Pala Bangun Kabanjahe. (orbitdigitaldaily/Daniel Manik)

KARO-Masyarakat kota Kabanjahe keluhkan banyaknya kerusakan fasilitas infrastruktur umum, seperti kerusakan jalan nasional yang banyak berlubang dan rusak di sejumlah titik di inti kota.

Kerusakan itu tidak hanya jalan nasional saja,  tapi juga sarana publik seperti trotoar yang rusak dan beralih fungsi di seputaran Kota Kabanjahe yang kondisinya kian memprihatinkan.

Pantauan wartawan, Selasa (15/10), di jalan nasional yang rusak, seperti hotmix yang terkelupas, retak-retak hingga berlobang terlihat di depan SPBU Simpang Tiga Jalan Letjen Jamin Ginting atau tepatnya depan Mesjid Agung Kabanjahe.

Demikian juga di jalan nasional, tepatnya di Jalan Kapten Pala Bangun di Zentrum atau depan Gedung PPWG GBKP, terlihat lobang semakin menganga, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan khususnya di saat hujan, karena jalan tergenang air sehingga lobang jalan tidak terlihat lagi.

“Sudah lama jalan yang berlobang-lobang di seputaran Kota Kabanjahe dibiarkan begitu saja. Andai saja akibat jalan yang berlobang warga menjadi korban kecelakaan apa mungkin dinas terkait mau bertanggungjawab,” ujar D Tarigan (45) pengusaha grosir di Jalan Letnan Mumah Purba kepada wartawan, Selasa  (15/10) sore.

Menurutnya, kerusakan jalan itu bukan hanya di perkotaan, namun juga terjadi di pedesaan.

“Kalau di kota saja banyak ditemui jalan-jalan yang berlubang, konon pula di desa-desa yang jauh dari pantauan aparat pemerintah. Kerusakan yang terkesan dibiarkan itu apa memang tidak menjadi perhatian dinas-dinas yang terkait,” kata Tarigan.

Sementara, Antony (40) salah seorang pengusaha etnis Tionghoa mengatakan, sarana publik seperti trotoar harusnya dirawat dan dijaga untuk kepentingan pejalan kaki, bahkan kalau bisa dicat untuk memperindah kota.

“Dari tahun ke tahun penanganan dan penataan kota Kabanjahe ini semakin jauh menurun, padahal banyak pejabat kita sering melakukan kunjungan ke luar negeri maupun ke kota-kota besar lainnya di Indonesia, kok tidak ada perubahan berarti yang bisa diterapkan disini,” tandasnya.

Berdasarkan monitoring wartawan orbitdigitaldaily, jalan perkotaan yang berlobang di seputaran kota Kabanjahe, diantaranya, Jalan Kapten Selamat Ketaren (8 titik), Jalan Kapten Pala Bangun (6 titik), Jalan Bom Ginting (1 titik), Jalan Pahlawan (2 titik), Jalan Upah Tendi Sebayang (6 titik), Jalan Sakti Lubis (8 titik).

Demikian juga trotoar yang banyak beralih fungsi, diantaranya, di Jalan Kapten Bangsi Sembiring, depan eks Bioskop Ria Kabanjahe, Jalan Pala Bangun, Jalan Letjen Jamin Ginting, Jalan Sukaraja Munte, Jalan Abdul Kadir dan Jalan Jenderal Sudirman dekat stasiun pembantu bus angkutan perkotaan.

Sementara trotoar yang rusak dan luput dari perhatian, diantaranya, di Jalan Letjen Jamin Ginting, Jalan Selamat Ketaren, Jalan Kapten Pala Bangun (Zentrum), Jalan Kiras Bangun (depan Abdi Karya GBKP).

“Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karo, Ir Paksa Tarigan mengaku jalan perkotaan dan trotoar yang rusak, perbaikannya telah di tampung anggarannya di P-APBD 2019, dalam satu bulan ini akan diperbaiki, sementara jalan nasional yang rusak di sejumlah titik di Kabanjahe, BBPJN II Medan akan kita surati,” ujarnya.

Reporter: Daniel Manik