Di samping pentingnya dilakukan revitalisasi drainase jalan, supaya kota Kabanjahe tertata rapi dan bersih, semakin indah dan nyaman bagi pejalan kaki, sehingga kesan Kabanjahe kota jorok terhapuskan dari ingatan masyarakat luas.
“Sebaiknya Pemkab Karo juga perlu merencanakan pembuatan trotoar jalan di seluruh inti kota Kabanjahe. Saya selaku anggota DPRD Karo siap mendukung Pemkab Karo untuk mengganggarkan dana revitalisasi drainase jalan dan pembuatan trotoar jalan di PAPBD Karo 2019 mendatang,” tandasnya.
Terpisah Bupati Karo Terkelin Brahmana SH saat meninjau gorong-gorong yang tidak berfungsi dan tanah amblas di gang HKI ujung, Kelurahan Lau Cimba Kabanjahe mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan titik-titik drainase yang perlu direvitalisasi.
Drainase/parit jalan sangat penting direvitalisasi, akibat tidak maksimalnya parit jalan berfungsi sebagai saluran limbah, menyebabkan limbah selalu meluap menggenangi badan jalan di saat hujan deras turun.
“Karena itu kita sudah menghinstruksikan kepada camat Kabanjahe, supaya berkoordinasi dengan instansi terkait mendata drainase jalan yang akan direvitalisasi. Direncanakan PAPBD Karo 2018 ini akan dianggarkan dana pembangunannya,” ujar Bupati Karo.
“Kita sangat menginginkan kota Kabanjahe itu bersih dan bebas dari sampah, berbagai upaya sudah kita lakukan, termasuk penambahan armada pengangkut sampah dan peningkatan kinerja pekerja sampah. Pemkab Karo sangat mengharapkan partisipasi masyarakat memelihara kebersihan koota, tanpa adanya dukungan masyarakat mustahil kota Kabanjahe bisa bersih. Kepling ujung tombak kebersihan dan berperan penting mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya, mari kita kompak menjaga kebersihan lingkungan kita,” ujar Bupati Karo. Od-Dam







