ACEH SELATAN | Sebanyak 18 kenderaan yang terdiri dari Toyota Hiace, mobil pribadi dan dua unit treut dari Kontingen PKA ke 8 Kabupaten Aceh Selatan Jumat (3/11/2023) menuju ke Banda Aceh dikawal oleh mobil Foreder Polantas Aceh Selatan.
Kapolres Aceh Selatan AKBP Nova Suryandaru melalui Kasatlantas Iptu Syahril Polda Aceh, kepada Orbitdigitaldaily. com menyebut sebanyak 18 unit kenderaan jenis Toyota Hiace tetap mengikuti mobil forirder polantas Aceh Selatan demi untuk mengatasi hambatan dan kendala di jalan negara Tapaktuan Banda Aceh.
Alhamdulilah tidak ada hambatan dan kendala dalam pengawalan yang kita kendalikan selama dalam perjalanan yang memakan waktu tempuh 9 jam.
Kita tetap kawal sampai ke Banda Aceh para peserta PKA dari Aceh Selatan dengan berbagai unit jenis kenderaan baik itu kenderaan pribadi dan juga dua unit truet barang yang ikut dalam pengawalan forrider polantas meskipun ada yang diperjalanan terlambat bergabung dengan pengawalan namun tetap kita menunggunya.
Rombongan kompoi yang dikawal oleh mobil forrider polantas Aceh Selatan dengan star dari lapangan alun alun depan kantor Bupati.
Menurut kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Akmal melalui Kabid Kebudayaan Seluruh panitia telah hadir di anjungan PKA Kabupaten Aceh Selatan yang satu satunya memiliki sebuah rumoh Aceh pada masa zaman dahulu kala.
Sehingga seluruh pengunjung tetap melirik anjungan Kabupaten Aceh Selatan ini selain menghiasi berbagai alat tradisional kuno juga menampilkan berbagai duplikat sejarah kota naga yang masih menjadi sebuah sejarah Kabupaten Aceh Selatan.
Adapun benda kuno yang ditampilkan yakni seperti jengki, peras minyak kelapa, ayunan anak bayi, termasuk juga pelaminan tiga etnis, yakni Aceh, Aneuk Jamee dan pelaminan Kluet.
Lanjutnya juga memiliki sejarahnya pusat ibukota Aceh Selatan yaitu Tapaktuan dan Tapak Raksasa serta Naga. Pungkasnya.
Reporter : YUNARDI. M. IS







