Aceh  

Hujan Deras, Sejumlah Lokasi di Aceh Selatan Dilanda Banjir

Ketinggian air mencapai 30 centimeter atau selutut orang dewasa yang mengenang rumah warga akibat sungai yang tak mampu menampung debit air

ACEH SELATAN | Sejumlah Gampong di Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan tergenang banjir akibat curah hujan tinggi sejak, Sabtu (06/05/2023) siang hingga Minggu pagi, genangan air belum surut.

Zulkarnaini warga Gampong Alue Baro kepada awak media Sabtu sore mengatakan, banjir mulai menggenangi rumah warga sekitar pukul 16.20 WIB atau pada saat Ashar akibat DAS (Daerah Aliran Sungai) Krueng Meukek meluap.

Dan hingga saat ini genangan air belum juga surut,ditambah lagi hujan ini merupakan hujan dari gunung, sehingga instensi curah hujan sangat tinggi.

“Diperkirakan ketinggian air mencapai 30 centimeter atau selutut orang dewasa yang mengenang 20 rumah akibat aliran sungai yang tak mampu menampung debit air, sehingga terjadinya luapan setelah diguyur hujan deras,” ungkap Zulkarnaini kepada awak media.

Ditambahnya, luapan sungai Daerah Aliran Sungai krueng Meukek sudah sering terjadi disaat curah hujan tinggi, pihaknya meminta kepada pemerintah daerah untuk dibangun tanggul pengaman tebing di bantaran daerah aliran sungai (DAS) Krueng Meukek

Zul mengakui sejauh ini belum ada pembangunan tanggul di sepanjang bantaran sungai tersebut apalagi pembangunan bronjong atau anyaman kawat yang berisi batu. Ia mengaku, saat Musrembang baik itu tingkat Desa maupun Kecamatan, pihaknya selalu mengusulkan pembangunan tanggul batu gajah tersebut.

Sambungnya, Akibat tak memiliki tanggul pengaman,sehingga disaat kondisi curah hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa gampong di kecamatan Meukek menjadi sasaran banjir.

Harapannya kepada pemerintah baik pemerintah Kabupaten Aceh Selatan maupun pemerintah Provinsi Aceh untuk melakukan pembangunan tanggul pengaman tebing dari batu gajah sepanjang 300 meter di bantaran sungai Krueng Meukek,” pungkasnya.

Reportter : YUNARDI.M.IS