Wabup Madina Ikut Jadi Peserta Run Bhayangkara 10 Km

Peserta Run Bhayangkara 10 Km saat akan di lepas oleh wakil Bupati Madina (OD 29)

MADINA l Lebih dari 500 peserta dari Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Sibolga, dan Tapanuli Tengah mengikuti Bhayangkara Run 2025 yang diselenggarakan Polres Mandailing Natal (Madina) pada Minggu, (20/07/2025).

Peserta yang dibagi dalam dua kelompok ini akan berlari sejauh 10 kilometer dengan titik mula Kantor Bupati Lama, Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, dan titik akhir di Mako Polres Madina, Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara.

Wabup Atika Azmi Utammi yang melepas peserta menyampaikan Bhayangkara Run ini harus menjadi wadah silaturahmi antar pelari se-Tabagsel, Kota Sibolga, dan Tapanuli Tengah. “Mudah-mudahan tercipta komunitas pelari yang aktif di kabupaten ini,” kata dia.

Atika menjelaskan, di tengah gempuran teknologi dan kurangnya interaksi di dunia nyata dibutuhkan hadirnya perkumpulan seperti komunitas pelari.

“Kegiatan hari ini harapannya dapat memotivasi untuk aktif berlari, tapi bukan lari dari kenyataan,” kata lulusan UNSW Australia ini.

Dia mengungkapkan, Pemkab Madina telah mencanangkan car free day untuk membuka ruang olahraga bagi masyarakat. Namun, Atika belum memastikan waktunya. Dalam kesempatan itu Atika turut menjadi salah satu peserta Run Bhayangkara 2025.

“Nanti akan dibuat pengumuman resminya, saya menjadi peserta Run Bhayangkara, jangan dilihat saya finish di mana, ya,” pungkas dia.

Kapolres AKBP Arie Sopandi Paloh mengatakan Run Bhayangkara 2025 merupakan bagian dari peringatan HUT Bhayangkara tahun ini yang mengedepankan tema Polri untuk Masyarakat.

“Ada beberapa kegiatan yang telah kami lakukan dengan melibatkan masyarakat secara langsung,” kata Arie

AKBP Arie Paloh menuturkan, kegiatan seperti ini akan digalakkan karena Pemkab Madina telah menunjukkan komitmen dalam mendukung setiap olahraga di kabupaten ini.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat dan akan terus digaungkan,” sebut dia.

Kapolres berharap para pelari menunjukkan kemampuannya dengan tetap mengikuti aturan dan arahan dari panitia, terutama terkait penggunaan jalur agar tidak menggangu lalu lintas.

“Kepada para atlet muda, mudah-mudahan bisa menjadi wadah untuk mengasah diri sehingga nanti bisa bersaing di kancah regional, nasional, dan internasional,” kata dia.

Pantauan di lokasi, patwal dari Satlantas Polres Madina berjalan di depan untuk membuka ruang bagi pelari. Terlihat juga ambulans yang disiapkan untuk memastikan pelari mendapatkan pertolongan pertama ketika tak sanggup melanjutkan perlombaan.

Reporter : OD 29