MEDAN | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyalurkan bantuan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp3,5 miliar kepada 5.051 penerima manfaat.
“Kami apresiasi apa yang dilakukan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Sumut telah melaksanakan penyaluran zakat,” ucap Bobby usai menyerahkan secara simbolis pendistribusian ZIS triwulan II 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Selasa.
Gubernur mengatakan, pendistribusian bantuan zakat, infak, dan sedekah ini bisa meningkatkan pembayaran zakat di kalangan internal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.
Sebab, Baznas Provinsi Sumut menargetkan dapat penghimpunan zakat di wilayah Sumatera Utara hingga akhir tahun ini mencapai Rp29 miliar.
Oleh karena itu, lanjut dia, Pemprov Sumut berharap pengumpulan zakat, infak, dan sedekah semakin masif lagi dilakukan, sehingga potensi yang ada dapat dihimpun secara optimal.
“Kami ingin bahasa kolaborasi bukan hanya wacana, bukan hanya sebuah kata-kata di acara seremonial, tetapi benar-benar bisa dilaksanakan di lapangan. Tujuan utamanya menyejahterakan masyarakat,” kata Bobby.
Ketua Baznas Provinsi Sumut Mohammad Hatta mengatakan,penghimpunan zakat, infak, dan sedekah merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat.
Terutama, membangun kesejahteraan umat di wilayah Sumatera Utara dan sekaligus mewujudkan visi bersama menuju Kolaborasi Sumut Berkah.
Menurutnya, seluruh program Baznas Provinsi Sumut diarahkan selaras visi dan misi Pemprov Sumut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Baznas mempunyai lima pilar program, yakni Sumut Makmur (program ekonomi umat), Sumut Sehat (program kesehatan), Sumut Cerdas (program pendidikan), Sumut Peduli (program kemanusiaan dan sosial), dan Sumut Takwa (program dakwah dan advokasi),” katanya.
Hatta menjelaskan, penerimaan zakat, infak, dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya Baznas Provinsi Sumut selama periode Januari hingga 29 Juni 2026 mencapai Rp6,17 miliar.
Sementara penyaluran zakat, infak, dan sedekah pada triwulan II 2026 tercatat sebesar Rp3,5 miliar dengan total penerima manfaat sebanyak 5.051 jiwa.
“Baznas Sumut berkomitmen kuat menjalankan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat,” tutur Hatta. (Ant/Kominfo Sumut)







