Gubernur Sumut: Pembangunan Jalan Sipiongot Sudah Dinanti Masyarakat Selama 61 Tahun

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (kanan) saat bersilaturahmi bersama Ikatan Keluarga Sipiongot (IKDS) pada acara pengajian di Jalan Menteng Indah Medan, Sumatera Utara, Ahad (28/6/2026). Diskominfo Sumut

MEDAN | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memastikan pembangunan tiga ruas jalan provinsi di kawasan Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara, telah dinantikan masyarakat selama 81 tahun.

Bobby mengaku pembangunan proyek infrastruktur ini bukan sekadar janji politik, melainkan kewajiban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memberikan pelayanan terbaik.

“Ini kewajiban kami sebagai pemerintah. Kami sepakat hari ini pemerintah provinsi bersama-sama dengan DPRD, kalau mau membangun suatu daerah jangan sepenggal-sepenggal,” ucap Bobby usai menghadiri pengajian dan silaturahmi Ikatan Keluarga Dolok Sipiongot dan Sekitarnya (IKDS) di Medan, Ahad.

Gubernur menyebutkan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat IKDS menyampaikan terima kasih dimulainya pembangunan infrastruktur di kampung halaman mereka.

Data Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut menyatakan telah dialokasikan anggaran Rp230 miliar untuk pembangunan tiga ruas jalan provinsi di kawasan Sipiongot.

Tiga ruas jalan tersebut meliputi Hutaimbaru–Sipiongot sepanjang 11 kilometer, Sipiongot–Labuhanbatu 16 kilometer, dan Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan (Tolang) 12 kilometer.

“Kebutuhannya minimal 40 persen dari total kerusakan jalan harus diselesaikan secara tuntas dalam satu anggaran dan harus ada jalur alternatif pengerjaan agar kualitasnya terjaga,” ucap Bobby.

Meningkatkan Anggaran

Gubernur juga membagikan pengalamannya pertama kali meninjau kondisi jalan di Sipiongot, saat menuju suatu desa terpencil harus ditempuh hingga pukul dua dini hari melalui jalan rusak di tengah hutan.

“Melihat kondisi masyarakat langsung di lapangan membuat saya meneteskan air mata. Sejak itu saya bertekad selama masa jabatan saya, saya berjanji pembangunan ini harus ditepati karena dampaknya dirasakan selamanya oleh masyarakat,” ucap Bobby.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, pihaknya meningkatkan anggaran Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut menjadi Rp1,9 triliun tahun ini.

“Jika tahun sebelumnya anggaran jalan dan sungai sekitar Rp500 miliar, maka tahun ini dialokasikan sebesar Rp1,9 triliun khusus pembangunan jalan,” kata Bobby.

Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut menjadi titik balik bagi Sipiongot selama 81 tahun belum merasakan pembangunan jalan secara menyeluruh.

“Selama 12 tahun saya di DPRD terus mengawal persoalan ini. Dulu dibangun sedikit demi sedikit, dua kilometer, lima kilometer, tetapi tidak pernah tuntas,” ucap Ihwan yang juga penasihat IKDS.

Pihaknya mengapresiasi perhatian Pemprov Sumut atas pembangunan infrastruktur di Sipiongot karena catatan para tokoh masyarakat belum pernah menikmati pembangunan menyeluruh sejak Indonesia merdeka.

“Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, baru di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Bobby Nasution daerah kami tersentuh pembangunan secara total,” papar Ihwan Ritonga. Ant

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *