Mahasiswa KKN STAIN Madina Sukseskan Pengajian Bulanan BKMT dan Kolaborasi Kesehatan di Puncak Sorik Marapi

MADINA | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kelompok 32 di desa Hutanamale Kecamatan Puncak Sorik Marapi (PSM) sukses menyelenggarakan acara Pengajian Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).

Acara yang berlangsung pada Kamis, (24/07/2025) bertempat di lapangan desa Hutanamale ini turut berkolaborasi dengan Puskesmas PSM menghadirkan nuansa keagamaan dan kesehatan bagi masyarakat.

Pengajian bulanan ini menjadi istimewa dengan kehadiran jamaah dari 11 desa se-Kecamatan PSM yang memadati lokasi acara. Tidak hanya itu, mahasiswa KKN dari 11 desa lainnya di kecamatan tersebut juga turut hadir.

“Kolaborasi erat untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat antara mahasiswa KKN dan Puskesmas Puncak Sorik Marapi menunjukkan sinergi positif dalam pengabdian kepada masyarakat.,” sebut Nabila Az Zahra mahasiswi STAIN Madina.

Selain mendapatkan siraman rohani melalui pengajian yang disampaikan oleh tokoh agama setempat, jemaah juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan informasi dan layanan kesehatan sederhana dari tim Puskesmas, termasuk pengukuran tekanan darah dan konsultasi singkat mengenai pola hidup sehat.

“Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari kegiatan positif seperti ini. Kolaborasi dengan Puskesmas PSM adalah wujud nyata komitmen kami untuk tidak hanya memberikan pencerahan spiritual, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di masyarakat,” ujar tambahnya.

Dijelaskannya kehadiran mahasiswa KKN STAIN Madina dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen mereka dalam berkontribusi aktif pada pembangunan sosial dan spiritual masyarakat di wilayah Kecamatan PSM. Selain menyukseskan acara pengajian, mahasiswa juga aktif dalam berbagai program lain yang berfokus pada pendidikan, lingkungan, dan ekonomi lokal di desa-desa ditempatkan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperdalam ilmu agama, dan menerapkan gaya hidup sehat. Antusiasme yang tinggi dari jemaah dan partisipasi aktif dari berbagai pihak membuktikan bahwa inisiatif semacam ini sangat dibutuhkan dan diapresiasi oleh masyarakat PSM,” ahirnya.

(OD 29)