LANGKAT | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Langkat kembali menuai sorotan setelah sebuah unggahan berisi foto dan video yang menyoroti kondisi makanan yang disajikan oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai tidak layak konsumsi, viral di media sosial.
Foto dan video itu di-posting seorang wali murid berinisial ES di akun Facebook miliknya. ES mengaku mengunggah foto dan video itu setelah anaknya mengalami sakit perut sepulang sekolah, pada Jumat (1/5/2025).
Dalam video berdurasi sekitar 11 detik yang di-posting ES itu, memperlihatkan dugaan adanya ulat berwarna putih yang masih hidup dalam potongan ayam goreng pada menu MBG yang diterima anaknya yang bersekolah di SD Negeri No 056014, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, .
Menurut penuturan ES, anaknya mengeluh sakit perut diduga usai menyantap MBG yang dibagikan di sekolah. Makanan tersebut tidak dihabiskan oleh anaknya dan dibawa pulang.
“Malas mosting sebenarnya, tapi gara-gara anak ngadu pas di jalan pulang sekolah katanya sakit perutnya abis makan MBG. Itu pun gak dihabiskannya,” tulis ES.
Kecurigaannya muncul saat ia membuka sisa makanan tersebut di rumah. Ia terkejut mendapati benda mencurigakan berupa ulat berwarna putih yang terlihat bergerak di dalam potongan menu ayam goreng.
“Sampek rumah awak bukalah menu MBG-nya, ish geli kli lah di ayam gorengnya tu ulat putih jalan. Untung lah gak dimakan semua,” tulis ES lagi.
Diminta Hapus Postingan
Unggahan foto dan video dengan tulisan (caption) singkat soal menu MBG tersebut dalam sekejap viral dan menuai beragam komentar netizen.
Menariknya, tak lama setelah itu ES sebagai pemilik akun mengaku diminta menghapus postingan tersebut oleh pihak penyedia MBG.
“Knp di hapus,” tanya akun facebook inisial HG.
“Ada yg mintak hapus org mbg,” jawab akun facebook ES.
Di kolom komentar postingan ES tersebut, perdebatan pun tak terhindarkan.
“Harus nya kan bagus, biar MBG bisa lebih baik lagi,” tulis akun HG.
“klu uda ada yg komentar tentang MBG. Seharusnya pekerja hrus hti2lg gmn caranya biar gak terulang ke2kli.biar bisah panjang MBG nya,” sebut akun facebook Dw.
“ES, bukan menjelekkan karena sekarang kalo GK main virall tak d respon,” ujar akun facebook inisial YA.
Menanggapi unggahan ES yang mengeluhkan soal anaknya mengalami sakit perut diduga usai mengonsumsi ayam goreng dari menu MBG itu, pihak SPPG 11 Tanjung Selamat, Gang Amal, yang menjadi penyedia MBG ke SD Negeri No. 056014, Kecamatan Padang Tualang, mengaku sedang melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Terima kasih sudah konfirmasi kabarnya kepada saya. Saya juga lagi menggali informasi terkait wali murid tersebut untuk memvalidasi informasi yg sebenarnya,” ujar Kepala SPPG Jl Tanjung Selamat, Gang amal, Muhammad Arfan, kepada Orbit Digital. (OD-20)







