Ada Dugaan Pungli Menahun di SMPN 3 Medan, Orangtua Murid Resah

Ilustrasi.

Selain itu menurutnya, masih ada juga kutipan lainnya seperti pembelian buku Paket Agama Kristen (PAK) yang harganya lumayan fantastik dan sesuai kelasnya pula.

Sumber menyebut, pengutipan terjadi terhadap siswa kelas VII berjumlah kuranglebih 200 orang dengan harga buku paket PAK Rp 58.000 per eks.

Kemudia kelas VIII harga buku paket Rp 68.000 per eks dengan jumlah murid lebih kurang 200 murid dan harga buku paket untuk kelas IX Rp 67.000 per eks dengan jumlah murid 190 siswa.

“Maka, total pembelian buku paket PAK semester satu berjumlah Rp 37.930.000 dengan potongan 40 persen fee ke pihak sekolah. Sisanya Rp 22.758.000 akan diberikan kepada penyedia buku sebelum dipotong retur. inikan sudah termasuk perbuatan di luar ketentuan dan berbau Pungli, “bebernya miris.

Sumber berpendapat, pungli ini diduga melibatkan pucuk pimpinan tertinggi di SMPN3 Medan.

“Guru seharusnya bersih dari korupsi. Saya mengira ini permainan dari pimpinan di sekolah itu. Kutipan liar ini sepertinya sudah berlangsung lama. Sebetulnya orangtua siswa takut karena  anak-anak bakal diintimidasi nantinya, ” terangnya.

Sementara Kepala UPT SMPN 3 Medan, Hj Nurhalima Sibuea MPd yang dikonfirmasi via media sosial whatsap, mengatakan ingin bertemu langsung untuk membantah dugaan tersebut.

“Kita jumpa aja ya dek biar bisa saya jelaskan karena semua dugaan ini tidak benar ya dek trmks,” balas Nurhalima Sibuea MPd, kepada orbitdigitaldaily.com, Senin (7/10/2019), kemarin

Nurhalima menyebut, pembelian LKS itu bila sudah disetujui orangtua siswa berdasarkan rapat orangtua demi memajukan pendidikan agar sesuai visi dan misi sekolah.

“Perlu saya sampaikan bahwa kami melakukan semua kegiatan sekolah  berdasarkan rapat dengan orang tua untuk memajukan pendidikan sesuai denga visi dan misi  sekolah, namun dan untuk pengadaan LKS dan buku PAK itu sendiri diakomodir pak L Sinaga,” paparnya.

Reporter: Tonijer Hutagalung