Akses Menuju Ibukota Aceh Singkil Putus, TNI-Polri Berjibaku Bangun Jembatan

Sejumlah pelajar SD sedang melintasi jembatan darurat yang dikawal Polisi. Dua titik jembatan di jalan utama ini roboh di terjang banjir besar, pada 27 Nopember 2025 lalu.

SINGKIL | Akses menuju Ibukota Kabupaten Aceh Singkil, pascabanjir besar 27 Nopember 2025 lalu, hingga kini masih terputus.

Jembatan di ruas jalan utama di Desa Gosong Telaga Barat Kecamatan Singkil Utara, roboh diterjang banjir kala itu.

Sejak Senin hingga Kamis (18/12/2025) personel Polres Aceh Singkil yang langsung dikomandoi Wakapolres Kompol Tasmin SH serta personel TNI Kodim 0109 Singkil berjibaku di jembatan roboh tersebut memasang pancang untuk pembuatan jembatan darurat dengan batang pohon kelapa.

Ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan komitmen Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Pekerjaan pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta masyarakat setempat.

Sinergi lintas sektor ini dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan infrastruktur demi kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga, untuk menghubungkan kembali akses menuju Ibukota Kabupaten Aceh Singkil yang terputus.

Demi mempercepat proses perbaikan, tim gabungan rela berendam di aliran sungai dan bahu-membahu mengerjakan perbaikan jembatan sementara. Jembatan ini sangat dinanti oleh masyarakat karena merupakan akses utama yang menghubungkan antar desa serta antar kecamatan, khususnya antara wilayah Singkil dan Singkil Utara.

Wakapolres Aceh Singkil Kompol Tasmin, SH MH, menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat dan pasca bencana.

“Perbaikan jembatan ini sangat penting agar mobilitas masyarakat kembali normal. Kami bersama TNI, Pemda, dan masyarakat berupaya semaksimal mungkin agar akses ini dapat segera digunakan,” ujarnya.

Masyarakat Desa Gosong Telaga Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keterlibatan langsung Waka Polres Aceh Singkil bersama seluruh unsur yang terlibat. Diharapkan, dengan selesainya perbaikan jembatan ini, aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar dan roda perekonomian segera pulih.

Hingga kemarin sore, Kamis (18/12) akses jalan utama menuju Ibukota Kabupaten Aceh Singkil sudah bisa dilewati dengan kendaraan roda 2. Sementara kendaraan roda 4 masih menunggu penuntasan pekerjaan jembatan tersebut.yang sedang dikebut. (Helmi)