Medan  

Alumnus Lemhannas Dukung Prabowo Tetapkan Presiden ke-2 RI Jadi Pahlawan Nasional

Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto. (net)

MEDAN | Alumnus Lembaga Pertahananan Nasional (Lemhannas) Arief Tampubolon mendukung rencana pemerintahan Prabowo Subianto menetapkan Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto menjadi Pahlawan Nasional.

“Rencana ini sangat brilian sekali untuk Presiden ke-2 RI Almarhum Soeharto dijadikan Pahlawan Nasional. Ini harus diumumkan sesegera mungkin oleh pemerintahan Prabowo,” ungkap Arief Tampubolon di Medan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/5/2025) .

Menurut kader Partai Demokrat ini, Soeharto merupakan Presiden ke-2 RI setelah Soekarno, menorehkan sejarah keberhasilan bagi bangsa Indonesia. Mulai dari keamanan, pertahanan, hingga kesejahteraan bagi rakyat indonesia.

Bukti kerberhasilan Presiden Soeharto nyata dirasakan oleh rakyat Indonesia melalui program yang dibuat yaitu rencana pembangunan lima tahun (Repelita). Baik itu di bidang infrastruktur, pertanian, sosial, dan lainnya.

“Contoh nyata yaitu nilai tukar rupiah tidak lebih dari lima ribu ke dolar Amerika. Ada juga swasembada pangan, dan sembako tidak pernah impor,” ucap Arief Tampubolon.

Rakyat juga tidak merasa cemas beraktivitas di luar rumah dengan adanya pamswakarsa yang melibatkan masyarakat melalui pembinaan organisasi seperti Karang Taruna.

“Tidak ada begal, apalagi tawuran seperti saat ini. Tidak ada rasa takut ataupun cemas di masa Soeharto memimpin bangsa ini. Nilai persaudaraan dan kebersamaan sangat kuat terasa, juga toleransi yang terawat dengan baik saat itu,” kata Arief.

Selama 32 tahun Soeharto memimpin bangsa ini telah terbukti Indonesia diakui dunia sebagai negara yang kuat dari Sabang sampai Merauke.

“Pertahahan NKRI teruji dari negara lain yang mengakui kuatnya. Tidak ada satupun pulau di Indonesia yang lepas atau diklaim milik negara luar. Ini nyata terbukti Soeharto kuat sebagai Presiden Indonesia,” katanya.

Arief juga mengatakan sejatinya Presiden Soeharto lengser tidak murni atas permintaan dari seluruh rakyat Indonesia. Akan tetapi ada kepentingan negara luar yang merasa terganggu atas kuatnya Soeharto memimpin Indonesia saat itu.

“Soeharto adalah pahlawan bagi bangsa ini. Almarhum (Soeharto) berhasil membawa Indonesia menjadi negara kuat yang diakui oleh dunia. Itu tidak bisa dipungkiri, itu fakta dan sejarah Indonesia. Jadi sangat pantas Soeharto menjadi Pahlawan Nasional,” tegas Arief Tampubolon. (Rel/OM-03)