Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran, melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Deka Harwinta Zianur, S.H., M.I.Kom., kepada Orbitdigitaldaily. COM mengatakan seraya menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan, seraya berharap melalui penghargaan ini dapat terus memotivasi dan mendorong seluruh pihak di Aceh Selatan untuk peduli terhadap kemajuan nilam.
“Alhamdulillah, terima kasih atas penghargaan yang diberikan ARC-USK, tentunya apa yang kami terima ini juga merupakan penghargaan bagi seluruh pihak, baik petani, pelaku usaha, SKPK terkait, di Aceh Selatan yang terus peduli terhadap pengembangan dan kemajuan nilam,” ucap Tgk. Amran.
Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala merupakan pusat riset khusus Atsiri di Aceh yang diresmikan pada tahun 2016. Peresmian ARC disertai dengan penandatanganan MoU antara Universitas Syiah Kuala dengan Korean Intellectual Property Office (KIPO), Aceh Patchouli Forum, dan Bappeda Aceh, untuk mendukung dan memperkuat agroindustri di Aceh, khususnya komuditas nilam.
Reporter: Yunardi







