Syahrul mengungkapkan dirinya ingin yang terbaik untuk bangunan itu, artinya dijadikan dulu bangunan itu milik negara setelah itu baru bisa kita lanjutkan pembangunannya,.” Untuk sementara ini bangunan itu sedang di proses menjadi bangunan milik negara,” sebut Syahrul.
Sekedar untuk mengingatkan bangunan mangkrak itu didirikan atas ide Kakanwil Kemenag Sumut untuk tempat promosi hasil kreativitas siswa madrasah.Peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Iwan Zulhami di dampingi oleh Kabid Penmad H Mustafid MA.
Sumber dana untuk pembangunan itu dari iuran kepala madrasah yang ada di Sumut dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.
Namun setelah Iwan Zulhami diberhentikan dari jabatan Kakanwil Kemenag Sumut bangunan promosi hasil kreatifitas siswa madrasah itu mangkrak hingga saat ini.(Syafii)







