Bangunan Ruko Diduga Tanpa PBG Marak di Hinai Langkat

Bangunan Lima Unit Roku Tahap Pengerjaan, Berlokasi di Pinggiran Jalan Lintas Medan - Tanjung Pura

LANGKAT | Bangunan rumah-toko (ruko) diduga tanpa izin Persetujuan Bangunan Gedung  (PBG) marak di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Mulusnya pembangunan roko di pinggiran jalan lintas itupun menjadi sorotan masyarakat.

Pantauan Orbidigitaldaily.com, bangunan lima unit ruko yang sudah berkisar 70%  berlokasi di pinggiran Jalan Lintas Medan – Tanjung Pura tepatnya di Kelurahan Kebun Lada tidak terlihat adanya plank izin bangunan PBG.

Terkait bangunan itu, Lurah Kebun Lada Minardi SE mengakui jika pemilikan dari 5 unit roku yang ada di Kelurahan Kebun Lada tersebut merupakan warganya. “Warga kita, ada yang bisa dibantu,” ujarnya dalam pesan WhatsApp, Jumat (18/5/2024) malam.

Disinggung soal plank izin PBG di bangunan  itu, oknum Lurah Kebun Lada seakan berdalih, jika itu dalam proses. “Itu masih dalam proses dalam minggu-minggu ini siap,” sebutnya.

“Kapan nanti ada waktu boleh kita jumpa langsung, jadi lebih pas nanti diinfokan bang,” dalih Lurah Minardi, tanpa menjawab pesan menyalahi atau tidak jika bangunan sudah berdiri kokoh, namun izin masih dalam proses.

Senada dengan hal itu, Camat Hinai Bahrum SE, saat dikonfirmasi awak media ini soal bangunan lima unit roku tepat di depan salah satu toko bangunan tersebut, ia pun tidak mengetahui siapa pemilik bangunan ruko tersebut dan belum adanya laporan kepada dirinya.

“Belum ada laporan dan gak tahu siapa pemiliknya, untuk hal izin itu coba tanyakan ke Dinas Perizinan atau PUPR,” singkat Camat Bahrum, melalui telepon.

Patut diketahui, menurut Pasal 24 angka 34 UU Cipta Kerja yang memuat baru Pasal 36A ayat (1) UU Bangunan Gedung, pembangunan bangunan gedung dilakukan setelah mendapatkan PBG.

Reporter : Teguh