Sementara itu, Pj Bupati Abdya, H Darmansah, S.Pd, MM., melalui Asisten I Setdakab Abdya, Musawir, mengatakan bahwa terwujudnya good governance merupakan cita-cita atau tujuan seluruh rakyat dan pemerintahan di Indonesia, baik pemerintahan pusat maupun pemerintahan daerah dengan salah satu indikatornya adalah akuntabilitas dan responsibilitas setiap pelaku birokrasi atau lembaga pemerintahannya.
“Penilaian terhadap Maturitas SPIP Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya masih berada pada level 2. hal ini menunjukkan bahwa SPIP kita masih rendah atau masih pada posisi berkembang, yang seharusnya minimal berada pada level 3,” ujarnya.
Musawir berharap agar tahun ini level maturitas SPIP Abdya dapat meningkat ke level 3, yang saat ini proses evaluasi sedang dilaksanakan oleh Tim evaluator dari BPKP Aceh.
“Semoga hasil penilaian mandiri yang telah dilakukan selama ini oleh para asesor OPD yang dipandu oleh tim dari Inspektorat Kabupaten Abdya bisa mendapat hasil yang maksimal,” harapnya.
Musawir mengimbau kepada para kepala OPD agar proaktif dalam memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan dalam proses evaluasi ini. Jika ada bahan-bahan eviden yang masih kurang atau belum sesuai seperti arahan dari BPKP, ia meminta agar segera lakukan penyempurnaan dan penyesuaian kembali.
“Kepada APIP Kabupaten Abdya diharapkan terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya demi menuju Pemerintahan Kabupaten Abdya yang good governance. Gunakan kesempatan ini semaksimal mungkin agar nantinya bisa menjadi modal pengetahuan dalam melaksanakan penugasan probity audit di kabupaten kita ini,” pungkasnya.
Pantauan awak media, kegiatan itu turut hadiri, Kepala Perwakilan BPKP Aceh Supriyadi, SE, Ak, MM, CA, QIA, CRMP, CGCAE, CRGP, beserta tim BPKP perwakilan Aceh, para asisten, para kepala SKPK, Camat, dan sejumlah pejabat lainnya.
Reporter : Nazli







