Coffe Morning Bersama Forkopimcam, Kapolres Tanjungbalai Bahas Sejumlah Masalah

oleh -94 views
Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha saat menggelar coffe morning besama Forkopimcam, Selasa (10/3/2020). (orbitdigitaldaily.com/Diva Suwanda)

TANJUNGBALAI-Kapolres tanjungbalai menggelar coffe morning bersama sejumlah Forkompimcam dan para tokoh dalam rangka kegiatan Polisi Rindu Masyarakat (PRM) di warung nasi Kak Las, Jalan Masjid Lingkungan II, Kelurahan Pulau Simardan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, Selasa (10/3/2020).

Hadir dalam acara tersebut, Kalapas Klas II B Kota Tanjungbalai Jayanta BcIp SH,Mh, Camat Datuk Bandar Timur H.Waris Thalib, PJU dan Perwira Polres Tanjungbalai, Kapolsek Datuk Bandar, AKP Dedi Endrayadi, Bhabinsa Pulau Simardan sejumlah Kepling dan tokoh masyarakat serta agama.

Di kesempatan itu, Putu menyampaikan pentingnya tertib berlalulintas.

“Sehingga diharapkan Forkompimcam ,tokoh masyarakat dan kepling agar menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tertib berlalulintas,” ujar Putu kepada orbitdigitaldaily.com, Selasa (10/3/2020).

Sementara itu, kepada tokoh masyarakat ia meminta agar bekerjasama dengan lurah untuk menyampaikan pesan kepada pengusaha warung internet (Warnet) agar membatasi jam operasional dan mengawasi anak sekolah yang membolos.

“Diharapkan kepada tokoh masyarakat bekerjasama dengan Lurah menyampaikan pesan kepada pengusaha warnet agar memberikan jadwal yang tepat pada pengguna warnet, khususnya pada anak sekolah,” terang Putu.

Sementara itu, untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi di seputaran Lapas, ia mengingatkan agar masyarakat setempat khususnya yang berada di Kecamatan Datuk Bandar Timur agar selalu menginformasikan ke polisi.

“Jadi apabila ada situasi informasi yang mengakibatkan terganggunya keamanan dan ketertiban yang diketahui masyrakat, segera lapor ke kantor polisi terdekat. Terakhir ia meminta agar sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan Forkompimcam mendukung program Kapolres Tanjungbalai  menjadikan Kota Tanjungbalai sebagai percontohan kota yang toleransi, damai, makmur dan sejahtera,” pungkas Putu. (Diva Suwanda)