Tidak sekadar menyampaikan program, Rico Waas juga mengajak seluruh jajaran Pimpinan Perangkat Daerah dan masyarakat yang hadir untuk berefleksi. Ia mengingatkan bahwa semua orang yang saat ini masih muda dan berada di puncak kejayaan, suatu saat pasti akan menjadi lansia.
“Maka maknailah hidup kita pada saat ini di waktu kita masih prima, masih sehat. Ternyata suatu saat kita akan menjadi lansia. Maka dari itu, sayangilah lansia-lansia kita semuanya,”ajak Rico Waas.
Kemeriahan HLUN ke-30 ini diisi dengan berbagai kegiatan produktif, antara lain senam bersama, cek kesehatan gratis, pemeriksaan EKG dan penyerahan secara simbolis paket nutrisi.
Sebelumnya Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan drg. Henny Savitri dalam laporannya menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemko Kota Medan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan dalam meningkatkan kualitas hidup lanjut usia melalui pendekatan promotif dan preventif yang terintegrasi dengan program integrasi layanan primer di Puskesmas.
Di pilihnya Kecamatan Medan Petisah bilang Henny Savitri, sebagai pusat pelaksanaan kegiatan hari ini karena sekolah lansia di Kecamatan Medan Petisah merupakan sekolah lansia yang pertama kali berdiri dan menjadi pelopor pengembangan sekolah lansia lain di Kota Medan.
“Kesuksesan Kecamatan Medan Petisah ini dirahapkan menjadi pemicu efek domino, mendorong kecamatan lain yang belum memiliki sekolah lansia untuk segera mengadopsi program serupa. Tujuannya agar pembinaan dan pemberdayaan lansia dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan di seluruh penjuru kota,” jelas Henny Savitri. (Red)







