TOBASA – Perlunya upaya untuk memaksimalkan penggunaan Dana Desa (DD), pemerintah tampaknya terus melakukan berbagai program. Salah satunya yakni Program Inovasi Desa (PID).
Di dalam program PID tersebut, beberapa kegiatan sudah terlaksana di Kabupaten Toba Samosir, karenanya pihak DPMD Tobasa merasa perlu dilaksanakan evaluasi.
Beberapa kegiatan yang perlu dievaluasi tersebut yakni pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID) dan Pelatihan Peningkatkan Sumber Daya Manusia (PPSDM).
Hal itu dikemukakan oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Melati Silalahi saat membuka kegiatan evaluasi dimaksud.
Evaluasi itu sendiri dilaksanakan di Ruang Kerja DPMD Tobasa pada Selasa (29/10/2019) yang dihadiri Kabid Pentas, Harrison Hutabarat, para camat, para Pendamping Desa, Tenaga Ahli Kabupaten dan para Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID).
Dalam kesempatan itu, Harrison mengharap para panitia BID segera menyerahkan laporan pelaksanaan Bursa yakni Kartu Komitment dan Kartu Ide yang diisi para desa saat bursa.
“Hal itu sangat perlu kita siasati dan mkita kawal agar masum dalam penyusunan RKPDesa Tahun Anggaran 2020,” ujar Harrizon.
Senada, Parlin H Tanjung meminta agar Replikasi dan Cupturing bisa secepatnya diselesaikan oleh para TPID. “Paling lambat minggu pertama Desember 2019, cupturing harus sudah selesai,” tegasnya.
“Sedangkan untuk pelaksanaan Replikasi silakan dijadwal sendiri namun jangan lewat bulan November. Makin cepat makin baik agar sempat dimasukkan ke RKPDesa,” tambah Parlin.
Ia menegaskan, beberapa hari sebelum dimulainya kegiatan itu undangan akan segera sampai ke sejumlah narasumber.
“Satu hal yang perlu diperhatikan, 3 hari sebelum pelaksanaan replikasi nanti, undangan harus sudah sampai kepada para narasumber demi suksesnya replikasi itu,” pungkasnya.
Reporter: Bernard Tampubolon







