Gandeng Ulama dan Ustadz, Bobby Ingin Suhu Politik Teduh saat Pilkada Medan

oleh -248 views
Bobby Afif Nasution saat bertemu dan makan siang dengan ulama dan ustadz. (Foto: Istimewa)

MEDAN – Bakal Calon Walikota Medan, Bobby Afif Nasution, menginginkan suhu politik di Kota Medan tetap teduh saat kontestasi pilkada di mulai.

Untuk itu, Bobby ingin melibatkan peran ulama dalam pembangunan Kota Medan.

Silaturahmi secara intensi baik kepada ulama, dunia pesantren, akademisi Islam maupun cendikiawan Muslim pun terus dijalankannya.

“Saya selalu ingin mendengarkan dan menerima masukan dari ulama. Saya senang mendengarkan masukan dari para ustadz. Semua ini demi kondusifitas Kota Medan tercinta dan umat di dalamnya agar tidak terpecah belah,” papar Bobby, dalam keterangan persnya, Rabu (15/7/2020).

Menantu Presiden Jokowi itu menyampaikan bahwa dirinya bukanlah super hero yang bisa tiba-tiba menyulap Kota Medan menjadi seperti yang diinginkan banyak pihak.

Namun dengan kolaborasi berbagai pihak, utamanya ulama, maka Medan Berkah seperti yang diinginkannya akan terwujud.

Maka tak heran, penggagas gerakan #KolaborasiMedanBerkah itu kini mendapatkan banyak dukungan.

Tak hanya dari kalangan milenial, Alumnus Agrobisnis IPB itu juga disukai orang-orang tua.

Bahkan kelompok ibu-ibu pengajian pun sudah menyatakan dukungan kepada ayah dari Sedah Mirah Nasution itu.

Ketua Partai Gelora Kota Medan, Muhammad Nasir, optimis suasana Kota Medan akan kondusif bila Bobby didukung ulama.

Tak hanya ketika ingin maju di Pilkada Medan, Bobby pun diyakini akan melibatkan ulama dalam pembangunan.

Ketika Muhammad Nasir bertemu dengan Bobby beberapa waktu lalu, Nasir mendengar sendiri bahwa Bobby inginkan kondisi yang teduh di Kota Medan.

Bobby tidak ingin ada perpecahan di antara umat disebabkan kontestasi politik.

“Bagus sekali langkah Bobby berkolaborasi dengan sejumlah ulama. Dengan begitu, kondisi Kota Medan akan teduh. Tak hanya saat mau maju, tapi saya minta juga setelah dipercaya Warga Medan, Bobby harus libatkan ulama untuk pembangunan,” katanya. (Rel/Diva Suwanda)