Gubsu Resmikan 8 SMK Pusat Keunggulan

Gubsu Edy Rahmayadi meresmikan 8 SMK Pusat Keunggulan Zona I Sumut di halaman SMK Negeri 3 Sibolga Jalan Tukka Sibuluan Raya, Kota Sibolga, Rabu (28/9/2022). Foto/Ist

SIBOLGA | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meresmikan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan Zona I di Sumut, yakni SMK Sibolga, Pematangsiantar, Indrapura, Marancar, Lumut, Panyabungan, Perdagangan dan Sinunukan. Diharapkan SMK Pusat Keunggulan ini nantinya dapat melahirkan siswa berprestasi dan dapat bersaing di dunia industri.

SIBOLGA – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meresmikan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan Zona I di Sumut, yakni SMK Sibolga, Pematangsiantar, Indrapura, Marancar, Lumut, Panyabungan, Perdagangan dan Sinunukan. Diharapkan SMK Pusat Keunggulan ini nantinya dapat melahirkan siswa berprestasi dan dapat bersaing di dunia industri.

“Kemajuan suatu bangsa ke depan ditentukan oleh kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) dan bukan melimpahnya SDA (Sumber Daya Alam). Karena itu, saya minta guru-guru dan para pemangku kepentingan lainnya untuk memprioritaskan dunia pendidikan ini. Dengan fasilitas yang dapat melahirkan siswa berprestasi,” ucap Edy Rahmayadi saat meresmikan delapan SMK Pusat Keunggulan di halaman SMKN 3 Sibolga, Jalan Tukka Sibuluan Raya, Kota Sibolga, Rabu (28/9/2022).

Hadir dalam kegiatan ini, Direktur SMK Ditjen Pendidikan Wardani Sugiyanto, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Ali Murtopo Simbolon, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Asren Nasution, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Baharuddin Siagian, Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, Forkopimda, para guru serta ribuan siswa SMK dan wali murid.

Dalam arahannya, Edy Rahmayadi juga mengingatkan para Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah untuk tidak mengikutkan anak didik ke dalam politik. Karena tugas mereka hanyalah belajar untuk kemajuan bangsa ini ke depan. Potensi wilayah yang luas dan juga SDM yang banyak, merupakan bonus demografi untuk Sumut yang harus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik, agar potensi ini dapat di raih.

Perkembangan zaman yang semakin modern, menurut Edy, sangat memudahkan bagi anak didik untuk menuntut ilmu pengetahuan dari fasilitas yang mudah didapatkan. Karenanya Edy berpesan pada guru, untuk mencari cara bagaimana minat anak didik dalam belajar dapat terus ditingkatkan.

“Tentunya berbeda dengan zaman kita dahulu, fasilitas seperti buku saja kita sulit dapatkan, namun minat dalam mencari ilmu sangat tinggi. Jadi jangan sampai terbalik, fasilitas mudah, namun minat belajar yang sudah berkurang,” katanya.