Ir Raj Kumar : Etnis India Merasa tak Nyaman dengan Sebutan Keling

Binjai | Ketua Etnis India Tamil Kota Binjai Ir Raj Kumar mengingatkan masyarakat, khususnya kepada para ketua etnis se-Kota Binjai dan lainnya, jangan lagi menggunakan sebutan “Orang Keling“ kepada masyarakat India keturunan Tamil yang tinggal di Binjai maupun tempat ;ainnya.

Seruan itu disampaikan Kumar dihadapan para peserta yang hadir dalam kegiatan Pangelaran Seni dan Budaya Etnis Tamil se-Kota Binjai di Shri Mariaman Kuil, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Kartini, Senin (29/8/2022).

Dulu, zamannya Walikota Idaham Kata Raj Kumar dia pernah bertanya kepada dr Nehru saat hendak orasi bertanya apa yang tidak boleh (pantang) disebut kepada masyarakat India keturunan Tamil saat kampanye. Ketika itu dr Nehru menjawab yang tidak boleh menyebut kata “Keling“, ungkap Raj Kumar disambut ria dan tawa oleh peserta.

Sejak itu mantan walikota Binjai saat kampanya tidak mau lagi menggunakan sebutan Keling pada warga India Keturunan Tamil. Raj Kumar menambahkan, warga India Tami di Medan juga sudah tak mau lagi disebut keling.

Pemkot Medan, DPRD Sumatera Utara, bersama warga India di Medan tak mau lagi mendengar sebutan itu dengan mengganti nama Kampung Keling yang terletak di seputar Jalan Zainul Arifin menjadi Kampung Madras, imbuhnya

Ketua FPK Kota Binjai Ir Mahyadi Caniago dalam sambutannya melaporkan bahwa hari ini pihaknya akan mengikuti Rakorda FPK Provinsi Sumatera Utara di Medan, ia berjanji akan menindak lanjuti aspirasi Ketua Etnis se-Kota Binjai kepada FPK Provinsi Sumatera Utara,” sebutnya

Hal senada disampaikan oleh Kaban Kesbangpol Kota Binjai Drs HT Syarifuddin MPd, dia berharap aspirasi Ketua Etnis se-Kota Binjai dapat ditampung FPK Provinsi Sumatera Utara, ia juga berpesan kepada Ketua FPK yang akan mengikuti Rakoda FPR Sumut, agar menyampaikan secara rinci roadshow pagelaran safari Seni dan Budaya Etnis se-Kota Binjai dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 77,” pungkasnya.

Reporter : Ariffin