DELISERDANG | Nama DR KRT H Hardi Mulyono K Surbakti tentu tak asing lagi didengar di Kota Medan. Memiliki latar belakang sebagai ‘Anak Kebon’ tak menjadi penghalang langkahnya baik menjadi wartawan, aktivis pemuda, politisi, wakil rakyat dan kini sebagai rektor UMN Al-Washliyah Medan.
Sehingga transformasi Hardi Mulyono dalam berbagai aktivitas berbeda menjadi sesuatu yang menarik untuk dicermati.
“Siapa pun kita bisa menjadi apapun jika kita mau bekerja keras dengan sungguh-sungguh disiplin. Paling penting adalah restu dari ayah ibu kita. Semua saya tuangkan dalam sebuah buku ini yang mungkin nanti bisa dibaca oleh generasi muda,” kata Hardi Mulyono dalam sambutanya saat acara peluncuran buku otobiografi DR KRT H Hardi Mulyono K Surbakti dan peresmian rumah yatim, Wagimin-Misnam, Rabu (11/11/2020).
Kegiatan yang digelar di depan Gedung TK/SD IT Al Washliyah di Desa Klambir V Kebun Gg Harapan I No 8 Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang ini Hardi Mulyono menceritakan secara singkat perjalanan hidupnya hingga seperti sekarang.
“Mungkin buku ini bisa membawa manfaat kepada generasi muda dan menjadi contoh kepada mereka semua bahwa meskipun anak-anak yang terlahir dari daerah yang tertinggal tapi kita bisa menjadi pemimpin,” katanya.
Sementara H Wagirin Arman S Sos selaku Ketua DPRD Sumut Periode 2016-2019 dalam sambutanya menyebutkan bahwa Hardi Mulyono merupakan sosok yang gigih dan konsisten.
“Semua aktivitas yang dilakoninya mulai dari pers, politik, dan pendidikan dilaluinya dari jenjang paling bawah hingga seperti sekarang menjadi rektor UMN Al-Washliyah Medan,” katanya.
Wagirin mengaku bangga mengenal Hardi Mulyono selain baik tapi memiliki pergaulan yang sangat luas dan bermanfaat bagi banyak orang.
“Sebagai sesama ‘Anak Kebon’ Klambir V saya mengenal persis Hardi Mulyono. Bahkan semua keluarganya sejak kakeknya dan orangtunya. Hardi Mulyono menjadi kebanggaan dan inspirasi bagi ‘Anak Kebon’ di Sumut,” terangnya.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum juga memberikan apresiasi dan pujian kepada Hardi Mulyono.
“Ini bisa menjadi contoh dan motivasi buat kita semua. Serta menjadi kenangan untuk anak-anak yang bersekolah disini,” katanya.
Musa Rejekshah berharap agar terlahir generasi muda seperti sosok Hardi Mulyono yang perduli terhadap lingkungan dan warganya.
“Baru ini saya dengar ada orang yang mau berbagi dan peduli terhadap orang lain menggunakan warisan orangtuanya,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara, Drs H Musa Rajekshah, M.Hum, Ketua DPRD Sumut Periode 2016-2019, H Wagirin Arman, tokoh masyarakat Sumut, H Ajib Shah S.Sos didampingi Ibu Lidya Ajib Shah, Ketua PWI Sumut, Hermansyah dan Sekretaris, Ketua Kosgoro Sumut, Riza Fahrumi Tahir, Hanafi Harahap serta Forkopimcam Hamparan Perak.
Reporter : Antonius Samosir







