TEBING TINGGI | Seorang wanita lanjut usia, Suliyem (67), warga Kelurahan Berohol, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, sempat tidak mendapatkan pelayanan medis di RSUD dr. H. Kumpulan Pane dengan alasan keterbatasan ruangan.
Peristiwa tersebut menuai sorotan publik setelah keluarga pasien mengaku mengalami penolakan saat kondisi korban dalam keadaan kritis.
Anak korban, Sunita (40), mengungkapkan bahwa ibunya dibawa menggunakan ambulans ke RSUD dr. H. Kumpulan Pane pada Kamis (8/1) pagi, namun setibanya di rumah sakit mereka justru diminta mencari rumah sakit lain.
Menurutnya, pihak rumah sakit tidak melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi ibunya dan langsung menyampaikan bahwa ruangan perawatan penuh.
“Kami tidak disuruh masuk atau diperiksa dulu. Langsung disarankan ke rumah sakit lain. Padahal orang tua saya sudah sangat lemah,” ujar Sunita.
Sunita juga mengungkapkan kondisi ekonomi keluarganya yang serba kekurangan. Ia mengaku keluarganya hidup dalam keterbatasan dan berharap mendapat pertolongan medis tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Beruntung, setelah penolakan tersebut, keluarga akhirnya mendapatkan bantuan warga, Acai Sembada, yang kembali mengantarkan Suliyem ke RS Chevani Kota Tebing Tinggi, tempat pasien akhirnya mendapatkan perawatan medis.
Menanggapi kejadian tersebut, Direktur RSUD dr. H. Kumpulan Pane secara langsung mendatangi pasien beserta keluarga untuk menyampaikan permohonan maaf serta meluruskan adanya kesalahpahaman antara petugas medis dan pihak keluarga pasien.
Dalam keterangannya, Direktur RSUD dr. H. Kumpulan Pane menyampaikan penyesalan atas kejadian tersebut dan mengakui adanya ketidaknyamanan yang dirasakan pasien serta keluarga.
Ia menegaskan bahwa langkah menemui langsung pasien merupakan bentuk tanggung jawab manajemen rumah sakit dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperjelas duduk persoalan serta menyelesaikan permasalahan secara baik dan kekeluargaan.
Pemerintah Kota Tebing Tinggi juga menegaskan bahwa kehadiran Direktur tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
Pemko berkomitmen memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Kota Tebing Tinggi memberikan pelayanan yang profesional, humanis, serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien.
Sebagai tindak lanjut, manajemen RSUD dr. H. Kumpulan Pane menyatakan akan melakukan evaluasi internal, khususnya terkait komunikasi dan sikap pelayanan petugas medis, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (FDS)







