Menurut pengunjuk rasa yang kordinator lapangannya Anas Fadli bahwa penyelidikan dan penyidikan kepada kedua terdakwa banyak dugaan kejanggalan dan tidak sesuai dengan fakta hukum yang ada.
Sekedar diketahui bahwa salah seorang terdakwa berinisial NS telah meninggal dunia masih dalam proses sidang di Pengadilan Tipikor PN Medan.
Unjuk rasa yang berulang kali tersebut terus menyoroti oknum Jaksa RM yang dinilai tidak profesional dan bertindak subjektif dengan tudingan terkesan hanya ingin memenjarakan warga di Asahan tanpa memandang fakta fakta yang ada.
Inti unjuk rasa yang berulang kali dilakukan tersebut meminta agar oknum jaksa RM yang dinilai berlaku Dzalim terhadap warga untuk dicopot dan jangan diberikan berkas acara untuk sidang di pengadilan.







