BINJAI | Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Binjai menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Binjai ke-154 Tahun 2026 yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Binjai, Minggu (17/05/2026).
Kehadiran para pengurus FPK menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga harmonisasi antar etnis serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Binjai.
Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Binjai, Hj. Gussuartini Br. Surbakti, dan dihadiri oleh Wali Kota Binjai Drs. Amir Hamzah, MAP, Wakil Wali Kota Binjai, seluruh anggota DPRD Kota Binjai, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Ketua Pengadilan, pengurus partai politik, serta tamu undangan lainnya.
Turut hadir pula jajaran Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Kota Binjai yang merupakan representasi dari berbagai etnis di Kota Binjai, di antaranya etnis Nias, Karo, Sunda, Banjar, India Tamil, Tionghoa, Pakpak, dan Ambon. Kehadiran lintas etnis tersebut mencerminkan kuatnya nilai kebhinekaan yang terus dirawat dalam kehidupan sosial masyarakat Binjai.
Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai Drs. Amir Hamzah, MAP memaparkan kembali sejarah panjang perjalanan Kota Binjai sejak awal berdiri hingga memasuki usia ke-154 tahun pada 2026. Ia berharap momentum hari jadi ini dapat menjadi simpul sosial dan budaya yang memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Momentum Hari Jadi Kota Binjai ini saya mengimbau seluruh masyarakat untuk peduli dan bersama-sama aktif memperhatikan pembangunan kota yang kita cintai ini,” ungkap Amir Hamzah.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar Binjai mampu tumbuh menjadi kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.
Ketua DPRD Kota Binjai Hj. Gussuartini Br. Surbakti dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 154 tahun merupakan perjalanan berharga yang harus dimaknai sebagai momentum evaluasi dan penguatan kolaborasi lintas sektor.
Sementara itu, perwakilan Gubernur Sumatera Utara menekankan pentingnya seluruh pihak melakukan berbagai gebrakan di banyak sektor agar program pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat luas dan mampu meningkatkan daya saing daerah pada level nasional.
Sekretaris FPK Kota Binjai Sabarhati Ndruru didampingi para ketua etnis se-Kota Binjai mengatakan bahwa selain menjalin silaturahmi, kehadiran mereka dalam rapat paripurna tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan daerah.
“Kehadiran kami adalah wujud sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan, merawat keberagaman, serta mengawal pembangunan daerah,” ujar Sabarhati.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Ulang Tahun Kota Binjai sebagai momentum perbaikan dan evaluasi bersama.
“Mari kita jadikan HUT ini sebagai perbaikan bagi tujuan yang belum tercapai agar memperoleh hasil maksimal demi masyarakat Kota Binjai yang lebih sejahtera,” tegasnya.
Peringatan Hari Jadi Kota Binjai ke-154 berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman demi mewujudkan Binjai yang semakin maju dan harmonis. (Od-22)







