Politik Kebun Binatang Bobby

oleh -282 views
Bobby Nasution saat memberikan makanan kepada satwa di Medan Zoo, Minggu (5/7/2020). (orbitdigitaldaily.com/HO)

MEDAN – Beberapa hari terakhir jagat politis dalam kontestasi Pilkada Kota Medan kian asyik. Duel antar dua Nasution yang berambisi menduduki kursi nomor wahid di Kota Medan makin panas.

Hawa persaingan itu kian terasa kala Bobby Nasution sang penantang petahana Walikota Medan Akhyar Nasution, wajahnya berseliweran pada pembukaan Medan Zoo Minggu (5/7/2020) lalu.

Di sana, Bobby tampak perkasa menarik perhatian, mendulang simpati masyarakat ketika sang mantu Jokowi ini peduli dengan nasib Kebun Binatang Medan.

Berdalih datang dengan inisiatif sendiri, minim kehadiran pejabat lain apalagi Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution, Bobby didampingi pimpinan Medan Zoo, sang Direktur PD Pembangunan Putrama Al Khairi.

Dengan luwesnya, pemuda berusia 30 tahunan ini berkeliling Medan Zoo mengusap-usap belalai gajah dan memberikan bantuan pakan satwa serta tempat pencuci tangan. Bahkan ada pemberian alat pelindung diri (APD) pula yang disumbangnya.

Tak ada Acara Khusus

Memang, sehari setelah pembukaan Medan Zoo yang tanpa acara bermewah-mewah itu bahkan cenderung biasa sekali, Dirut PD Pembangunan Putrama punya jawaban yang logis.

“Saat Medan Zoo ditutup, banyak masyarakat dan lembaga yang datang membantu, antara lain tim Bobby beberapa kali membantu pakan satwa. Mereka juga bertanya kapan dibuka, jadi kami menyampaikan informasi. Hal itu diutarakan kepada semua penyumbang,” kata Putrama kepada wartawan di Medan, Senin (6/7/2020) kemarin.

Menyikapi hal ini, dosen yang juga pengamat politik asal Universitas Sumatera Utara (USU) Warjio menyebut langkah yang dilakukan Bobby Nasution terlepas dari niat baiknya, boleh diartikan sebagai manuver politik.

Menurutnya, secara terselubung sudah pasti masyarakat melihat apa yang dilakukan Bobby di Kebun Binatang Medan, adalah upaya mantu presiden ini memancing simpati masyarakat.

“Saya kurang tahu pasti, ya, apa tujuan Bobby datang ke sana. Tapi yang pasti kalau untuk memberikan bantuan ke Medan Zoo, sudah pasti muncul pemikiran kritis masyarakat ini sebuah kegiatan politik,” sebut Warjio kepada orbitdigitaldaily.com, Selasa (7/7/2020).

Ia mengatakan, agar tidak menjadi pergunjingan di masyarakat, pemberiaan bantuan dari Bobby dengan diliput media massa harusnya jadi perhatian Pemko Medan.

“Karena kan begini, Medan Zoo itu milik Pemko Medan setahu saya. Harusnya kalau ada yang seperti ini, agar tidak jadi berita sumir, ada juga diundang pejabat lainnya di Pemko Medan,” terangnya.

Begitu pun ia tidak menampik apa yang dilakukan suami dari Kahiyang Ayu ini.

“Ya kalau mau dibilang sebagai langkah politik Bobby kegiatannya membantu Medan Zoo itu yang memang bisa direpresentasikan begitu. Dan hal itu sebenarnya hal lumrah di mana dia sebagai bakal calon dalam kontestasi Pilkada Kota Medan. Hal itu harus kita hargai,” pungkas Warjio. (Diva Suwanda)