Medan  

Poros Buruh dan PKS Sumut Gelar Silaturrahim Diskusi Ketenagakerjaan

MEDAN | Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Sumut yang tergabung dalam Poros Buruh melakukan silaturrahim bersama pengurus DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumut.

Silaturrahim ini sekaligus menggelar diskusi dengan tajuk Ketenagakerjaan dengan thema “Peran Politik PKS Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Buruh” bertempat di Kantor DPW PKS Sumut di Jalan Kenanga Raya di Medan Sabtu (01/06/2024.)

Dari Poros Buruh tampak hadir Ketua Poros Buruh Sumut Ishak Ketua Poros Buruh Kota Medan OK Nasrun Effendi Sekretaris F SPSI KEP Medan Darwis Nasution Muryatno Budi Permana Syaiful Amri serta anggota lainnya.

Sedangkn dari DPW PKS Sumut tampak hadir Ketua dan Sekrtaris Bidang Ketenagakerjaan DPW PKS Syahrul Idrus dan Anton Simarmata ST, adapun narasumber pada diskusi itu adalah Hendro Susanto anggota DPRD Sumut FPKS.

Syahrul Idrus dalam pembukaan diskusi mengucapkan terima kasih atas kedatangan unsur serikat pekerja serikat buruh yang tergabung dalam Poros Buruh Sumut dan kota Medan.

Menurutnya banyak persoalan yang sering dialami para pekerja dan buruh terutama didalam pelaksana tuntutan hak hak para pekerja dan buruh itu sendiri

“PKS tetap memperhatikan nasib kawan kawan pekerja dan buruh dalam memperjuangkan kesejahteraannya” ujar Syahrul Idrus.

Sementara itu Hendro Susanto sebagai narasumber pada diskusi tersebut mengatakan permasalah pekerja dan buruh yang paling menjadi sorotan hari ini ialah Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang diwajibkan pada seluruh pekerja dan buruh untuk ikut serta pada program Tapera dan pemberlakuaanya mulai tahun 2027 bersama regulasinya.

Menanggapi hal ini PKS berpendapat sebaiknya program Tapera itu jangan dulu diberlakukan mengingat masih banyaknya kewajiban iuran yang harus dibayarkan para pekerja dan buruh seperti iuran BPJS Tenagakerja BPJS Kesehatan.

“Ditambah tabungan Tapera ini tentu memberatkan kawan kawan pekerja dan buruh” tegas Hendro Susanto.

Seharusnya pemerintah fokus dulu pada peningkatan upah para pekerja dan buruh yang masih rendah Jika upah meningkat tentu saja program ini bisa dilaksanakan para pekerja dan buruh.

PKS sejak berdirinya tetap memperjuangkan masyarakat tak terkecuali para pekerja dan buruh PKS juga menyoroti produk UU saat ini yang .dirasakan tidak berpihak pada pekerja dan buruh

Oleh karena itu PKS mendorong serikat pekerja dan serikat buruh agar tetap memperjuangan hak haknya.

Sementara Ketua Poros Buruh Kota Medan OK Nasrun Effendi menyambut baik kegiatan diskusi ketenagakerjaan ini sehingga apa apa saja yang menjadi permasalahan pekerja dan buruh dapat disampaikan langsung pada wakil rakyat.

Menurutnya pertemuan diskusi ini sangat positif serta bermamfaat bagi pekerja dan buruh terutama didalam menyikapi persoalan ketenagakerjaan belakangan ini

“Kami berharap diskusi ini agar lebih insten lagi dilakukan.” ujar OK Nasrun Effendi

Acara diskusi diakhiri dengan foto bersama dan pemberian cendera mata berupa penyematan baju PKS kepada pengurus dan anggota Poros Buruh.

Seperti diketahui serikat pekerja dan serikat buruh yang tergabung dalam Poros Buruh kemarin mendukung Anis Rasyid Bawesdan dan Iskandar Muhaimin sebagai calon presiden dan wakil presiden pada pilpres 2024 lalu.

Reporter : AM Tanjung