RKPD Tahun 2021, Pemkab Taput Fokus Pemulihan Perekonomian

oleh -831 views

TAPUT –  Terkait dampak musibah global Covid-19, Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi, dalam  penyusunan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) 2021. fokus pada perencanaan pemulihan perekonomian, sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas, serta melakukan pemangkasan sejumlah anggaran seremonial dan hibah. Pelaksanaan acara Musrenbang RKPD tersebut bertempat di Balai Data kantor Bupati Taput, Selasa (5/5/2020).

Hadir pada acara Musrembang RKPD tersebut, Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan, Ketua Komisi A, Ketua Komisi B, para asisten dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tapanuli Utara.

“Dengan pelaksanaan Musrenbang RKPD ini, mari kita berkreasi dengan konsep pemikiran yang fokus pada tujuan pemulihan ekonomi. Musibah global ini pasti sangat berpengaruh besar pada perencanaan kerja Tahun 2021. Kita fokus pada kegiatan yang bertujuan pemulihan perekonomian, guna untuk menurunkan angka kemiskinan dan jumlah pengangguran. Kegiatan dinas yang tidak mengena langsung pada pemulihan perekonomian perlu dikurangi bahkan ditiadakan.  Setiap OPD harus mampu memanfaatkan dana dari kementerian semaksimal mungkin,” ucap Bupati Taput selaku pimpinan rapat Musrenbang RKPD.

Lebih lanjut Bupati Nikson Nababan menjelaskan, bahwa untuk penanganan Covid-19 telah melakukan rasionalisasi, relokasi dan refocusing anggaran yang dampaknya sangat besar terhadap pelaksanaan program pembangunan kedepan, terutama pada pembangunan fisik. Selain fokus pada pemulihan kondisi, pembangunan infrastruktur  menjadi prioritas utama dan disusul sektor pertanian.

Untuk sektor pertanian, perlu ditingkatkan produktifitas pertanian, pembukaan lahan tidur dan pola tanam yang teratur.

“Harus kita petakan sesuai wilayah agar punya satu wilayah fokus pada satu hasil pertanian sehingga mempunyai nilai jual yang menguntungkan petani. Pelajari sistem pertanaman sebagai antisipasi overload produksi kita. Untuk meningkatkan peternakan, kita harus bisa memberikan solusi agar petani sekaligus peternak dengan pengadaan mesin pengolah pakan ternak yang sangat dibutuhkan, kita gugah animo masyarakat untuk pertanian dan peternakan. Tidak perlu banyak jenis ternak, fokus ke satu jenis ternak aja agar anggaran tersebut lebih baik dampaknya. Sementara untuk sektor perikanan perlu dicetak kolam ikan untuk bisa swasembada ikan,” ujar Bupati Taput menekankan.

Bupati juga menjelaskan, sekaitan kondisi wabah global sangat perlu penghematan anggaran tahun 2021, seperti pemangkasan kegiatan bersifat seremonial, pemberian Hibah termasuk pelaksanaan beberapa kegiatan olah raga.

“Untuk perencanaan kerja Tahun 2021, diharapkan agar para OPD terkait perlu memperhatikan kegiatan-kegiatan padat karya. Pikirkan juga upaya penambahan modal bagi para pelaku UMKM dan juga para pelaku pariwisata, bagaimana agar petenun tetap berproduksi termasuk pemakaian masker kreasi berbahan ulos tenun. Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa agar dibiayai dari alokasi Dana Desa. Dengan perencanaan seperti itu, saya yakin pertumbuhan ekonomi masyarakat kita akan meningkat,” acap Nikson Nababan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Tapanuli Utara (Taput) Ir Poltak Pakpahan mengatakan, DPRD sebagai bagian dari Pemerintahan berfungsi menjaga keseimbangan roda pemerintahan dan berpesan agar sinergitas dan kolaborasi yang baik dalam merumuskan kebijakan dan program kerja.

“Perlu perencanaan yang matang yang berdampak langsung pada kebutuhan dasar  masyarakat,”ucap Poltak Pakpahan.

Senada dengan pelaksanaan Musrenbang penyusunan RKPD Kabupaten Tapanuli Utara, Kepala Bappeda Luhut Aritonang dalam laporannya menyampaikan, bahwa Musrembang RKPD yang diadakan hari ini bertujuan  untuk menyelaraskan program prioritas dan sasaran pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dengan kebijakan Pemerintah Pusat dan Provinsi Sumatera Utara (Provsu). 

Reporter : Julliber Silitonga