Aceh  

RSUD Aceh Tamiang Segera Dibuka, Personel TNI dan Pegawai Mulai Bersih-Bersih

Pegawai RSUD Tamiang, Kecamatan Karang Baru, Kuala Simpang mulai membersihkan material lumpur dari ruang UGD dan instalasi farmasi Senin (8/12/2025) Orbit Digital/Iwan Gunadi

ACEH TAMIANG | Memasuki hari ke-11 pascabencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, proses pemulihan mulai terlihat di berbagai titik terdampak. Aparatur pemerintah, relawan, personel TNI, serta warga bekerja bersama membersihkan sisa material banjir di Kota Kuala Simpang dan sejumlah kecamatan lainnya, Senin (8/12/2025).

Pantauan di lapangan menunjukkan warga yang masih bertahan di rumah masing-masing mulai membersihkan perabotan yang tertimbun lumpur. Alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat pembersihan jalan dan fasilitas umum di pusat kota.

Bantuan logistik dari berbagai daerah terus berdatangan. Truk tangki air bersih mulai menjangkau kawasan-kawasan yang masih mengalami krisis air. Meski demikian, sebagian warga mengeluhkan belum meratanya pasokan air bersih dan listrik, meski jaringan listrik di beberapa titik telah kembali menyala.

Salah satu fasilitas umum yang menjadi prioritas pemulihan adalah RSUD Aceh Tamiang. Bangunan rumah sakit yang sebelumnya tertutup lumpur kini mulai dibersihkan. Personel TNI bersama pegawai rumah sakit tampak mengeruk sisa lumpur serta menata kembali ruangan yang rusak, termasuk area penyimpanan obat-obatan.

Direktur RSUD Aceh Tamiang, dr. Andhika Putra, mengatakan proses pembersihan rumah sakit telah memasuki hari kelima.

“Kementerian Kesehatan mengarahkan agar Unit Gawat Darurat (UGD) segera dibuka. Alhamdulillah, UGD sudah bersih dan insyaallah besok dapat beroperasi penuh, termasuk layanan rawat inap terbatas. Instalasi farmasi juga sudah selesai dibersihkan sebagai kesiapan pelayanan obat-obatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan obat-obatan mulai berdatangan dan sangat membantu percepatan layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Personel batalyon dan Marinir juga turut membantu proses pembersihan. Hari ini banyak pegawai RSUD yang sudah kembali. Semoga layanan segera pulih sepenuhnya,” pungkas dokter spesialis penyakit dalam tersebut. (OM-11)