Katanya, beberapa bulan kemudian, pihak agen asuransi datang bersama istri almarhum minta tolong soal surat keterangan rekam medik, harus ditandatangani dokter sewaktu dirawat dengan tujuan agar asuransi jiwa Bahtiar bisa dicairkan.
Dinis pun merasa bingung dan terseret pusaran persoalan klaim asuransi, sebab sudah diluar kendalinya untuk pencairan tersebut. Sebab ada beberapa butir – butir persyaratan tidak terpenuhi untuk pencairan dana asuransi.
“Memang payah sama pihak asuransi ini, apalagi saat itu pihak agen asuransi bolak balik datang kemari meminta tolong untuk dibuatkan surat catatan Bahtiar pernah berobat sebelum meninggal. Tapi beberapa bulan kemudian istri almarhum datang lagi jumpai saya dan cerita soal klaim asuransi batal tidak jadi dibayar,”kata Dinis.







